TribunManado/

Meninggal Dunia Dapat Rp 200 Juta, Bupati Sumendap Serahkan Kartu Asuransi Nelayan

"Selain itu program ini juga bermanfaat untuk mendorong produktivitas dan kesejahteraan nelayan," jelasnya.

Meninggal Dunia Dapat Rp 200 Juta, Bupati Sumendap Serahkan Kartu Asuransi Nelayan
TRIBUNMANADO/VALDY SUAK
Bupati James Sumendap menyerahkan kartu asuransi kepada nelayan asal Belang 

Laporan Wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menyerahkan kartu asuransi kepada nelayan, Sabtu (23/09/2017).

Dikatakan Vecky Monigir Kepala DKP pemberian kartu asuransi menjadi salah satu program prioritas Pemkab. "Sebab disadari bahwa nelayan menjadi salah satu pekerjaan yang memiliki risiko tinggi," katanya.

Lanjutnya, program ini menjadi perlindungan bagi para nelayan. "Selain itu program ini juga bermanfaat untuk mendorong produktivitas dan kesejahteraan nelayan," jelasnya.

Lanjutnya dengan memperhitungkan, cuaca ekstrim, keselamatan kerja, harga hasil tangkapan yang tidak stabil. "Serta kompetisi yang tidak sehat adalah sebagian dari risiko yang harus diterima nelayan dalam melakukan pekerjaannya melaut," ungkapnya.

Untuk itu jika terjadi kecelakaan yang berdampak, nelayan akan mendapatkan jaminan. "Iya asuransi tentu berjalan saat nelayan mendapatkan musibah saat kerja," jelasnya.

Adapun jaminan yang ditanggung yaitu, nelayan yang mengalami kecelakaan dan memerlukan biaya pengobatan, mengalami cacat tetap, meninggal dunia karena kecelakaan dalam bekerja, serta nelayan meninggal yang disebabkan bukan karena aktivitas penangkapan ikan.

"Kalau keseluruhan total premi bagi nelayan seluruh Indonesia mencapai Rp 175 Miliar," ungkapnya

Dari nilai tersebut katanya, nelayan akan mendapatkan santunan kecelakaan sesuai ketentuan. "Kecelakaan apabila meninggal Rp 200 juta, Rp 100 juta jika mengalami cacat dan Rp 20 juta untuk pengobatan," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, kecelakaan nelayan diluar aktivitas penangkapan ikan.

"Apabila meninggal dunia mendapat Rp 160 juta, cacat tetap Rp 100 juta dan biaya pengobatan sebesar Rp 20 juta," tandasnya.

Penulis: Valdy Suak
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help