TribunManado/

"Kalau Bukan Presiden Xi Jin Ping, Mana Mungkin Wisatawan Tiongkok Datang ke Sulut"

Dimulai pada Juli 2016 kunjungan wisatawan asing sebanyak 27.500 orang. Melesat hampir 200 persen menyentuh angka 99.800 orang.

TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Foto Bersama usai Paripurna DPRD terkait HUT Sulut, pada (24/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wisatawan mancanegara melonjak, proyek infrastruktur terus digenjot, sinergitas dengan pemerintah daerah semakin mengerek kemajuan Sulut menjejak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, pada Sabtu (23/9/2017).

Baca: Parade Baju Adat di Rapat Paripurna HUT ke-53 Sulut, Sumendap Kenakan Pakaian Kabasaran

Melesatnya kunjungan wisatawan mancanegara khususnya dari Tiongkok merupakan prestasi paling mencolok Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw.

Dimulai pada Juli 2016 kunjungan wisatawan asing sebanyak 27.500 orang. Melesat hampir 200 persen menyentuh angka 99.800 orang.

Baca: Olly Dondokambey Rayu Investor Asing Bangun Mega Proyek di Sulut

Olly membocorkan caranya. Tak sekadar mengandalkan keindahan alam Sulut, tapi kunjungan wisatawan meningkat pesat karena ada lobi tingkat tinggi, bahkan langsung ke pusat pemerintahan Negeri Tirai Bambu."Kalau bukan karena Presiden Xi Jin Ping, mana mungkin banyak wisatawan Tiongkok datang ke Sulut," ujar Olly.

Soal lobi Olly memang ahlinya, belum lama menjabat, Olly sudah berhasil menghadirkan Kantor Wilayah Bea Cukai.

Baca: Niat Pemprov Rehabilitasi RSJ Ratumbuysang Bakal Terhalang Kasus Korupsi

Di Sulut memang baru ada kantor cabang, kantor wilayahnya di Makassar.

Kini Sulut bakal punya kantor sendiri, efeknya Kantor Bea Cukai nanti akan menunjang Bitung sebagai International Hub Port "barang‑barang ekspor impor wilayah Indonesia timur melalui Bitung," kata dia.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help