TribunManado/

Bupati Depri Pontoh Hadiri Upacara HUT ke-53 Provinsi Sulut

Usai Upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut yang bertempat di Ruang Rapat Kantor DPRD Kairagi Manado.

Bupati Depri Pontoh Hadiri Upacara HUT ke-53 Provinsi Sulut
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Suasana rapat paripurna HUT Sulut, pada Sabtu (24/9/2017) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Bupati Bolaang Mongondow Utara Depri Pontoh menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 53 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) 2017 yang berrtempat di Lapangan Robert W Monginsidi Kota Manado.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, selaku Komandan Upacara Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Bolmut Khristanto Nani.

Usai Upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut yang bertempat di Ruang Rapat Kantor DPRD Kairagi Manado.

Gubernur Sulut dalam sambutannya mengajak seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota serta masyarakat Sulut untuk tidak membeda-bedakan namun selalu, bersinergi, bergotong-royong, bersatu-padu, bekerjasama, bersepakat menjalin persatuan dan kebersamaan guna menyelesaikan persoalan, demi terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya.

Terkait pembangunan di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi Sulut melaju dengan cepat pada Triwulan I tahun 2017 sebesar 6,43 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen. Inflasi pun dapat dipertahankan pada level satu digit yaitu pada angka 3,59 persen.

Disamping itu, untuk sektor investasi, total realisasi investasi periode Januari sampai Juni 2017 mencapai Rp. 2,86 triliun (PMA Rp 2,5 triliun dan PMDN Rp. 319 miliar. Pencapaian ini 114,4 persen lebih besar dari target RPJMD Sulut yang sebesar Rp. 2,5 triliun melalui investasi pada sektor pariwisata, energi dan pertambangan.

Tren pertumbuhan ekonomi Sulut yang positif ini juga telah mampu menurunkan angka pengangguran. Hal ini terlihat dari angka pengangguran di Provinsi Sulut yang pada tahun 2017 sebesar 6,12 persen turun dibandingkan keadaan pada tahun 2016 sebesar 7,82 persen.

Sementara, tingkat kemiskinan di Sulut pada tahun 2017 sebesar 8,1 persen turun dibandingkan keadaan pada tahun 2016 sebesar 8,98 persen. Sejauh ini, angka kemiskinan di Sulut lebih rendah jika dibandingkan dengan nasional yang mencapai 10,64 persen. 

Pembangunan yang terkait dengan stabilitas politik dan keamanan di Sulut juga terus mengalami kemajuan. Ini terbukti Sulut sebagai barometer kerukunan di Indonesia. Bahkan BPS merilis data tingkat kebahagian masyarakat Sulut mencapai 73,69 atau tertinggi ketiga secara nasional.

Masyarakat Sulut merasa berbahagia tinggal, hidup dan bekerja di wilayah ini. Begitu juga di tingkat demokrasi, Sulut mampu mencapai indeks demokrasi sebesar 76,34 jauh melebihi angka indeks demokrasi Indonesia yang berada pada angka 70,09.

Keadaan positif juga tercapai di bidang kesehatan. Jumlah balita gizi buruk pada semester pertama 2017 ini, turun 0,007 persen. Diikuti jumlah kematian ibu yang turun sebesar 4,1 persen dan angka harapan hidup yang mencapai 70,9 tahun.

Sebelumnya, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw yang memimpin langsung Rapat paripurna tersebut, mengapresiasi seluruh masyarakat yang turut bekerja membangun, bergotong royong mewujudkan cita-cita Provinsi Sulut. Diharapkan peringatan HUT ke 53 ini mampu memperkuat persatuan, semakin mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan serta melakukan yang terbaik untuk daerah.

Editor: Aldi_Ponge
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help