Sandra Harap UKIT Satu, Joppie: Torang Musti Baku Sayang

"Situasi dan kondisi ini membuat kita menatap positif akan pemilihan Rektor UKIT,"

Sandra Harap UKIT Satu, Joppie: Torang Musti Baku Sayang
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Dua mantan rektor UKIT yakni Sandra Korua dan Joppie Pangemanan berbincang akrab saat pemilihan anggota senat di Kampus UKIT pada Sabtu (22/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Tahapan pemilihan Rektor Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) yang mulai berjalan disyukuri semua pihak.

Pasalnya, UKIT merupakan satu di antara universitas di Sulut yang menyumbang lulusan-lulusan untuk bekerja baik di pemerintahan maupun swasta.

Pada kesempatan ini  Prof Dr Theo Mautang, Ketua Panitia Pemilihan Rektor UKIT menyatakan, pihaknya bersyukur bahwa ini merupakan rancangan Tuhan agar UKIT menjadi lebih baik.

''Situasi dan kondisi ini membuat kita menatap positif akan pemilihan Rektor UKIT. Nanti, Selasa ((26/9), kita akan segera memberikan ke menteri hasil pemilihan. Jadi semua yang tersumbat di universitas ini akan dibuka setelah ada rektor definitif, '' ujar Prof Theo.

Dia menegaskan, semua akan menjemput kebahagiaan dengan keberadaan UKIT yang kuat."Menjadikan UKIT lebih baik. Proses dengan baik, Dewan Penyantun (gubernur) turut bekerja dalam proses pembentukan kepemimpinan di UKIT, demi menjadikan universitas ini berkualitas. Gubernur memperhatikan dalam kegiatan BPMS sebagai pembina Yayasan dan Badan Pengawas serta Pengurus Yayasan tak memandang waktu menyelesaikan ini," ujarnya.

Sementara itu, Joppie Pangemanan yang merupakan mantan Rektor UKIT sebelumnya terlihat santai dan mendukung semua aturan yang dibuat oleh Yayasan."Torang musti baku‑baku sayang dan berharap UKIT tetap baik dan satu untuk kita semua," ujar Joppie.

Mantan Rektor UKIT lainnya, Sandra Korua ikut hadir dalam pemilihan anggota Senat. Hanya saat itu, Korua yang menyaksikan pemilihan senat di Fakultas Hukum terlihat agak kecewa saat itu belum menggelar pemilihan.

''Saya berharap UKIT harus satu. Semua hidup baku-baku bae, baku hormat. Jangan terpecah seperti begini. Saya alumni di sini, jadi bela mati-matian almamater. Apapun yang terjadi biarlah Tuhan yang beracara. Intinya kami berharap UKIT satu, '' ujar Korua meyakinkan.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved