Presiden Jokowi Langsung Kirim Utusan Saat Tahu Kapal Roro Berhenti Operasi

Terhentinya pengoperasian Kapal Rol On Rol Off (Roro) menjadi perhatian serius Istana Kepresidenan.

Presiden Jokowi Langsung Kirim Utusan Saat Tahu Kapal Roro Berhenti Operasi
AFP PHOTO / ANTHONY WALLACE
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO ‑ Terhentinya pengoperasian Kapal Rol On Rol Off (Roro) menjadi perhatian serius Istana Kepresidenan. Terbukti, Presiden Jokowi langsung mengutus Staf Presiden mencari tahu duduk persoalan yang sebenarnya.

Theofransius Litaay, Staf Ahli Madya Kedeputian V Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu Politik, Hukum, Pertahanan, Kemanan dan HAM Strategis Kantor Staf Presiden RI diutus Presiden untuk ke Manado dan menghadiri pertemuan di Hotel Fourpoints Manado bersama Kementerian terkait dan pelaku usaha, Selasa (19/9).

"Saya memang diwajibkan hadir untuk memahami persoalan ini. Semoga dalam waktu tidak terlalu lama hal ini bisa teratasi," ujarnya.

Kantor Staf Presiden kata Litaay, terpukul mendengar kabar Kapal Roro berhenti beroperasi."Berhentinya Kapal Roro terus terang memukul kami," ujarnya.

Namun setelah menyimak paparan dalam diskusi, Litaay menilai masalah ini terdiri dari masalah jangka pendek dan masalah jangka panjang yang butuh harmonisasi regulasi, dan kerja sama pelaku usaha."Karena itu beberapa hal diusulkan dari hasil pembahasan ini sudah dikirim ke Kantor Staf Presiden saat ini juga," kata dia.

Kantor Staf kemudian akan menyiapkan memo kepada Kepala Staf Presiden agar bisa digunakan untuk pembahasan dengan presiden dan Kememterian terkait. Bisa dibawa ke rapat terbatas Presiden maupun rapat Kabinet.

"Ini akan membantu komunikasi mengenai berbagai hal dihadapi dan solusi yang dibutuhkan," ujarnya. Tujuan dari pembahasan ini untuk kelancaran operasional kapal Roro.

Karena diharapkan dari operasional Kapal Roro bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan Filipina sebagaimana diharapkan Presiden Jokowi maupun Presiden Rodrigo Duterte di Filipina.

"Saya kira ini masih tahapan awal sehingga ada temuan beberapa kendala dan sudah diidentifikasi untuk memperoleh solusi. Nanti ke depan akan lebih lancar lagi operasionalnya," ujar Litaay.

Diakui Gubernur Sulut, Olly Dondokambey banyak hal yang menghalangi operasional Kapal Roro. Di antaranya soal regulasi.''Jadi eksport langsung ke Sulut baru bisa beberapa item. Misalnya pakaian. Lainnya belum bisa, '' kata Olly.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved