TribunManado/

Pemkot Manado Canangkan Kelurahan Winangun Satu Sebagai Kampung Siaga Bencana

Tagana dan Pemerintah Kota Manado canangkan Kelurahan Winangun Satu menjadi Kampung Siaga Bencana.

Pemkot Manado Canangkan Kelurahan Winangun Satu Sebagai Kampung Siaga Bencana
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Tagana dan Pemerintah Kota Manado canangkan Kelurahan Winangun Satu menjadi Kampung Siaga Bencana (KSB), di Lapangan Jambore, pada Rabu (20/9/2017) pagi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tagana dan Pemerintah Kota Manado canangkan Kelurahan Winangun Satu menjadi Kampung Siaga Bencana (KSB), di Lapangan Jambore, pada Rabu (20/9/2017) pagi

Pencanangan dilakukan setelah 100 peserta terdiri atas 60 masyarakat dan 40 anak sekolah mengikuti pelatihan selama tiga hari.

Pelatihan diberikan oleh Dinas Sosial, Tagana, dan BPBD. Beberapa pihak juga terlibat dalam pencanangan ini antara lain PMI, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Kor Orari, Damkar, dan Puskesmas.

Kadis Sosial Manado, Sami Kaawoan mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan kampung siaga bencana.

"Untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar terlibat dan tahu menanggulangi bencana secara mandiri. Ini untuk pertama kali tahun ini. Tahun lalu kita laksanakan empat kali," ujar dia.

Jein Barantian, Kabid Linjamsos Dinsos Manado, menambahkan pada kampung siaga bencana ini masyarakat dilatih untuk siap siaga.

"Kita latih mereka agar tahu apa yang akan mereka lakukan ketika terjadi bencana. Harapannya kalau sudah dilatih, masyarakat akan cepat tanggap ketika terjadi bencana," ujar dia.

Camat Malalayang, Argo Sangkay, berterima kasih kepada pemerintah Kota Manado.

"Kita menyambut baik pencanangan Kampung Siaga Bencana ini. Terima kasih kepada pemkot Manado karena Kecamatan Malalayang dipilih khususnya Winangun Satu. Memang disini banyak bukitnya. Sangat rawan bencana longsor," ujar dia.

Lanjut camat, masyarakat sangat bersyukur adanya pencanangan ini. "Bencana memang tidak diminta untuk terjadi. Tapi ketika terjadi masyarakat sudah siap dan tanggap," ujar dia.

Ketua Tagana Manado Rocky Mende mengatakan memang dipilihnya Winangun Satu untuk KSB ini karena banyak perbukitan sehingga rawan longsor. "Masyarakat disini siap dan sangat antusias mengikuti kegiatan selama tiga hari ini," ujar dia.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help