Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sempat Trauma Setelah Diperkosa, Begini Perjuangan Lady Gaga Memulihkan Mentalnya

Peristiwa buruk yang dihadapi korban kekerasan seksual, pelecehan, dan pemerkosaan, bisa menimbulkan penderitaan mendalam dan trauma psikologis.

Editor:
Net
Lady Gaga 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa buruk yang dihadapi korban kekerasan seksual, pelecehan, dan pemerkosaan, bisa menimbulkan penderitaan mendalam dan trauma psikologis.

Tak terkecuali seperti yang dirasakan penyanyi Lady Gaga.

Dalam sebuah wawancara, bintang pop itu membuat pengakuan mengejutkan bahwa ia menderita gangguan pasca trauma (post-traumatic stress disorder/PTSD) setelah peristiwa pemerkosaan yang dialaminya saat remaja.

Gaga mengungkapkan perasaannya dan pergulatan yang ia hadapi saat mengunjungi tempat penampungan remaja LGBT tunawisma dan terlantar di Harlem's Ali Forney Center.

"Saya menderita penyakit mental, dan saya berjuang melawan penyakit ini setiap hari. Trauma yang saya alami dalam hidup telah membantu saya memahami trauma orang lain," ujarnya dalam wawancara dengan Today Show yang merupakan bagian dari kunjungan sosialnya.

Ia juga secara terbuka mengakui menderita PSTD.

"Saya tidak pernah mengungkapkan hal ini sebelumnya," katanya.

Gaga mengatakan, ia mengalami PTSD setelah tragedi pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang produser rekaman saat usianya 19 tahun.

Gaga pertama kali mengungkapkan peristiwa itu dalam sebuah wawancara di tahun 2014.

Penyanyi berusia 30 tahun ini juga menceritakan upayanya untuk sembuh dari PTSD. Menurutnya, kebaikan yang ia terima dari dokter, keluarga, dan teman, juga berbagi kebaikan dengan sesama memberikan kenyamanan dalam hidupnya.

"Saya sudah mencari banyak cara untuk menyembuhkan diri, dan kutemukan bahwa kebaikan adalah cara yang paling baik," ujarnya.

Gejala

PTSD kebanyakan dialami oleh mereka yang mengalami atau menyaksikan trauma berat. Sayangnya, masalah kesehatan jiwa ini sering kali diabaikan sehingga dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya dalam jangka panjang.

Gejala yang dialami oleh penderita antara lain selalu mengalami kilas balik peristiwa traumatis itu, baik dalam hal mimpi buruk atau mengingkat kembali kejadiannya. Penderita juga akan mengalami kecemasan, sulit berkonsentrasi, respon terkejut berlebihan, penurunan produktivitas, hingga depresi.

Pikiran dan rencana bunuh diri juga sering kali dialami oleh penderita jika gangguan trauma itu tidak diatasi.

Berita ini pernah dimuat di Tribun Pontianak dengan judul: Diperkosa Saat Usia 19 Tahun, Lady Gaga Berjuang Melawan Penyakit Mental yang Dideritanya

Baca: SYOK! Biduan Ini Disiksa Oleh Pria Berkemeja Rapih Di Atas Panggung

Baca: Viral! Penjual Cilok Berparas Cantik, Netizen Rela Borong Dagangannya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved