TribunManado/

Jemaat GMIM Lembah Kanaan Winenet Bentuk PIK-RM, Dokter Jeanette: Kualitas Remaja Harus Ditingkatkan

"Saat ini yang menonjol adalah masalah seksualitas, aborsi, penyakit infeksi menular seksual, dan penyalagunaan napza,"

Jemaat GMIM Lembah Kanaan Winenet Bentuk PIK-RM, Dokter Jeanette: Kualitas Remaja Harus Ditingkatkan
TRIBUNMANADO/ALDI PONGE
Pengurus PIK-RM jemaat GMIM Lembah Kanaan Winenet dan dinas PPKB Bitung menyampaikan pujian usai pelantikan, pada Minggu (17/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kota Bitung dan Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Lembah Kanaan Winenet Satu, membentuk pengurus Pusat Informasi dan Konseling Remaja dan Mahasiswa (PIK-RM).

Pelantikan pengurus PIK-RM digelar di gedung GMIM Lembah Kanaan, WIlayah Bitung 12 oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bitung, Dokter Jeanette Watuna, pada Minggu (17/9/2017).

Pengurus PIK-RM disahkan melalui surat keputusan BPMJ Lembah Kanaan Winenet. Tim PIK-RM dipimpin oleh Ketua Pnt Aneke Johanis, Sekretaris Anderson Gerry Lalogirot, Bendahara Pnt Henny Barauntu

Pendeta Adeleida Letje Tampi dalam khotbahnya didasarkan dari pembacaan Alkitab pada 1 Korintus 4:6-21. Namun, dia ikut menyentil peran orangtua dalam mendidik anak-anak. "Anak-anak perlu pengawasan, selalu cek keberadaannya," ucapnya.

Kepala DPPKB Kota Bitung, Dokter Jeanette Watuna mengungkapkan, sesuai Undang-undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga mengamanatkan perlunya pengendalian kuantitas dan peningkatan kualitas penduduk agar mampu menjadi sumber daya yang tangguh bagi bangsa dan ketahanan nasional.

"Sumber daya yang potensial adalah remaja. Tahun akan datang, Indonesia akan mendapat bonus demografi. Usia produktif akan lebih banyak dari usia tua," beberya

Pelantikan pengurus PIK-RM jemaat GMIM Lembah Kanaan Winenet oleh kepala dinas PPKB Bitung, pada Minggu (17/9/2017)
Pelantikan pengurus PIK-RM jemaat GMIM Lembah Kanaan Winenet oleh kepala dinas PPKB Bitung, pada Minggu (17/9/2017) (ISTIMEWA)

Katanya, usia remaja merupakan penentu bagi kehidupan bangsa dan negara. Sehingga kualitas remaja harus ditingkatkan.

"Diperkirakan pada 2020, remaja usia 10 hingga 24 tahun akan sangat besar, sekitar 27 persen dari jumlah jiwa. Jika tak dikendalikan secara baik akan bahaya," ungkapnya.

Katanya, pihak memiliki tugas untuk mempersiapkan remaja yang sehat secara jasmani dan rohani. Sehingga perlu ada konseling bagi remaja agar mampu mempersiapkan diri untuk masa depan.

"Saat ini yang menonjol adalah masalah seksualitas, aborsi, penyakit infeksi menular seksual, dan penyalagunaan napza," jelasnya.

Katanya program PIK-RM diharapkan para pengurus remaja mampu menjadi konselor untuk teman seusia mereka. "Mereka akan dilatih agar menjadi konselor bagi teman sebaya. Sebab remaja rata-rata malu mencurahkan isi hati mereka kepada orang lebih dewasa," bebernya.

Pengurus PIK-RM akan melakukan penyuluhan dan pemberian materi tentang kesehatan alat reproduksi, narkoba dan pergaulan bebas. Dia berharap remaja akan memiliki wadah untuk mendapat pengetahuan dan aktif dalam PIK-RM tersebut.

"Kami berikan peralatan laptop, proyektor dan bahan konseling. Ini juga tak lepas campur tangan orangtua," ucapnya.

Penulis: Aldi_Ponge
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help