TribunManado/

8 BUMN di Sulut Menunggak Iuran, BPJS Ketenagakerjaan Ancam Serahkan ke Kejaksaan

"Jumlah tunggakan sekitar Rp 513,71 juta. Sedangkan jumlah tenaga kerja sebanyak 109 orang. Jumlah tunggakan tersebut dari 7-64 bulan,"

8 BUMN di Sulut Menunggak Iuran, BPJS Ketenagakerjaan Ancam Serahkan ke Kejaksaan
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Delapan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Sulawesi Utara (Sulut) menunggak iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Nantinya jika belum dibayar akan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) untuk kemudian di proses.

"Delapan perusahaan BUMN tersebut akan kami serahkan ke Kejati Sulut, jika belum juga membayar tunggakan," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulut, Asri Basir.

Delapan perusahaan tersebut, enam di antaranya berada di Manado sedangkan dua di daerah lainnya. "Untuk itu kami berharap perusahaan tersebut segera membayar tunggakannya," katanya.

Sedangkan untuk jumlahnya bervariasi dari 2011. Pihaknya akan melakukan verifikasi untiuk mengetahui status perusahaan tersebut. Sebab ada kemungkinan perusahaan tersebut telah tutup, namun tidak melapor, namun ada juga yang masih beroperasi, tapi lalai membayar.

"Jumlah tunggakan sekitar Rp 513,71 juta. Sedangkan jumlah tenaga kerja sebanyak 109 orang. Jumlah tunggakan tersebut dari 7-64 bulan," katanya.

Untuk itu pihaknya berharap ada itikad baik dari perusahaan tersebut untuk membayar tunggakannya, meskipun dengan mencicil, karena dengan demikian diharapkan bisa lunas.

Perusahaan tersebut mengikuti tiga program, yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM). 

Penulis: Herviansyah
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help