TribunManado/

Trauma Diperkosa Kakak Tiri, Bocah 5 Tahun Ajukan Pertanyaan Menyayat Hati

Seorang ibu telah memberikan laporan yang memilukan tentang bagaimana putrinya berjuang untuk mengatasi masa trauma.

Trauma Diperkosa Kakak Tiri, Bocah 5 Tahun Ajukan Pertanyaan Menyayat Hati
METRO.CO.UK

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang ibu telah memberikan laporan yang memilukan tentang bagaimana putrinya berjuang untuk mengatasi masa trauma dirudapaksa oleh kakak tirinya.

Dikutip dari laman Metro.co.uk, bocah berusia lima tahun itu berulang kali diperkasa dari usia empat tahun oleh saudara tirinya yang berusia 12 tahun yang kemudian menyogoknya dengan Skitlles untuk diam.

Tapi setelah kebenaran keluar dia bertanya kepada ibunya dengan pertanyaan yang menyayat hati.

"Bagaimana saya berhenti menangis, Mama?," kata dia.

Anak laki-laki tersebut akan dijatuhi hukuman bulan depan karena memperkosa adiknya saat bermain petah umpet dan mencari rumahnya.

"Saya melihat apa yang hanya bisa saya gambarkan sebagai bayangan di wajah anak saya. Bayangan itu kembali setiap kali namanya disebutkan. Dia terbangun lima kali semalam dengan teror malam hari, " kata sang ibu mengatakan di Brighton Youth Court.

Dikatakannya, putrinya terbangun di tengah malam sambil menangis dan terus memanggil namanya.

Tak hanya itu saja, gadis kecil itu panik jika ibunya meninggalkan dia selama beberapa menit meski hanya pindah ke ruangan yang berbeda.

"Ini sangat menyiksa. Dia menangis setengah jam dan tidak akan membiarkan saya menghibur atau memeluknya. Pada suatu tahap dia menangis tak terkendali selama 45 menit. Terkadang dia berkata, bagaimana saya bisa berhenti menangis mama, bantu aku, tolong aku," jelasnya.

Kata dia, dia sangat takut untuk masa depan putrinya. Bahkan setelah proses pengadilan selesai, teror ini masih akan berlanjut.

"Sebagai ibu saya merasa ini sangat mengerikan. Kejadian ini terjadi musim semi tahun lalu," kata dia.

Hakim Distrik Tereza Szagun menggambarkan pernyataannya sebagai 'hati yang memilukan' dan mengatakan bahwa anak laki-laki itu perlu menghadapi apa yang telah dilakukannya.

Bocah itu sudah dibebaskan dengan jaminan sampai bulan depan saat dia akan hadir di Lews Crown Court dan telah diberi peringatan bahwa dia menghadapi hukuman yang signifikan.

Berbicara saat persidangan, ibu gadis tersebut mengungkapkan bahwa gadis itu menunjukkan kepadanya dimana dia disiksa dengan menggunakan boneka. (metro.co.uk)

Penulis: Rine Araro
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help