TribunManado/

Setelah Punya 7 Anak Perempuan, Pasangan Ini Ditangkap Karena Beli Anak Laki-laki di Pasar Gelap

Bukan dengan bayi tabung atau mengadopsinya, pasangan ini memilihnya untuk membeli bayi.

Setelah Punya 7 Anak Perempuan, Pasangan Ini Ditangkap Karena Beli Anak Laki-laki di Pasar Gelap
SHANGHAIIST

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah memiliki tujuh anak dan belum memiliki anak laki-laki, pasangan suami istri di derah pedesaan Guangdong memutuskan bahwa mereka tidak akan menyerah dalam usaha mencari bayi laki-laki yang imut.

Bukan dengan bayi tabung atau mengadopsinya, pasangan ini memilihnya untuk membeli bayi.

Pasangan tersebut mengumpulkan 100 ribu yuan untuk membeli bayi laki-laki di pasar gelap dari sekelompok pedagang manusia.

Namun mereka tidak berhasil pulang dengan sukacita mereka, karena ditangkap polisi di sebuah patung.

Berbicara dengan seorang reporter sambil menunggu di dalam ruang sidang, suami yang bermarga Chen mengatakan, dia dan istrinya memiliki tujuh anak perempuan berusia antara 2 sampai 18 tahun.

Ini dianggap sebagai malapetakan di desanya sendiri dimana anak laki-laki lebih dihargai daripada anak perempuan.

Oleh karena itu, pasangan tersebut memutuskan untuk membeli bayi laki-laki, dengan mengklaim bahwa mereka tidak tahu mereka berurusan dengan pedagang manusia.

Chen mengatakan, agen tersebut telah meminta biaya adopsi sebesar 92 ribu yuan.

Sementara dia mengakui bahwa itu adalah uang yang sangat banyak.

Menurut pihak berwenang setempat, anak yang dibeli pasangan itu berasal dari provinsi Yunnan dan telah melewati tangan sejumlah pedagang sebelum akhirnya dijual kepada Chen dan istrinya yang jauh dari rumahnya.

Pilihan tradisional untuk anak laki-laki lebih berharga daripada anak perempuan telah menyebabkan kesenjangan gender yang berpotensi terjadi di pembunuhan dan aborsi bayi perempuan di Cina.

Bulan Juli lalu, seorang wanita dari provinsi Anhui meninggal setelah menjalani aborsi dalam satu tahun karena mencoba melahirkan anak yang diinginkan suaminya.

Wanita tersebut mengetahui jenis kelamin janin melalui ujian ultrasound yang telah dibuat ilegal di Cina karena alasan ini.

Namun, mereka tetap umum dalam praktik di klinik dan minivan di seluruh negeri. (shanghaiist)

Penulis: Rine_Araro
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help