TribunManado/

Perang Dunia III di Depan Mata! Korut Ancam Kirim Nuklir untuk Jepang dan AS

Pyongyang merespons tindakan PBB yang didukung dua sekutunya, Cina dan Rusia, dengan menegaskan ancaman untuk menghancurkan Amerika Serikat, Jepang.

Perang Dunia III di Depan Mata! Korut Ancam Kirim Nuklir untuk Jepang dan AS
REUTERS/KCNA
Foto tanpa tanggal yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 3 September 2017, memperlihatkan pemimpin Korut Kim Jong Un (tengah) sedang melihat pipa logam di tempat yang tak diketahui 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Korea Utara mengancam menggunakan senjata nuklir untuk menenggelamkan Jepang dan menghanguskan Amerika Serikat karena mendukung sanksi terbaru Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Hal tersebut disampaikan Komisi Perdamaian Asia-Pasifik Korea, badan pemerintah Korut yang menangani propaganda dan hubungan luar negeri. Badan itu juga menyerukan pembubaran Dewan Keamanan yang disebut sebagai "alat kejahatan" yang terdiri dari negara-negara yang disuap AS.

"Keempat pulau di kepulauan [Jepang] mesti ditenggelamkan ke lautan menggunakan bom nuklir Juche. Kehadiran Jepang tidak lagi diperlukan bagi kami," kata komisi tersebut dalam laporan KCNA yang dikutip Reuters, Kamis (14/9).

Juche adalah ideologi Korea Utara yang mencampurkan Marxisme dan bentuk nasionalisme ekstrem yang digagas pendiri negara, Kim Il Sung, kakek dari pemimpin negara saat ini, Kim Jong-un.

Ketegangan regional meningkat signifikan sejak negari terisolasi itu melakukan uji coba nuklir untuk keenam kalinya pada 3 September lalu. Nuklir yang diledakan saat itu juga menjadi yang terkuat sejauh ini.

Dewan Keamanan PBB yang terdiri dari 15 negara anggota mengadopsi dengan suara bulat resolusi yang digagas AS dan serangkaian sanksi baru terkait uji coba nuklir tersebut. Hukuman itu melarang ekspor tekstil Korea Utara yang merupakan pemasukan kedua terbesar setelah batu bara dan mineral.

Pyongyang merespons tindakan PBB yang didukung dua sekutunya, Cina dan Rusia, dengan menegaskan ancaman untuk menghancurkan Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan. Cina dan Rusia yang mempunyai hak veto mendukung sanksi tersebut setelah AS meringankan hukuman yang diajukan.

"Mari kita hanguskan daratan utama Amerika Serikat. Mari kita luapkan amarah dengan mobilisasi semua langkah pembalasan yang telah kita siapkan hingga saat ini," bunyi pernyataan tersebut.

Editor: Fernando_Lumowa
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help