TribunManado/

Pemprov Galakkan Gerakan Bersih-bersih Sungai di Manado

Pemerintah Provinsi menggalakkan program bersih sungai dan pesisir teluk Manado.

Pemprov Galakkan Gerakan Bersih-bersih Sungai di Manado
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Sampah menumpuk di muara sungai Sario Manado, foto beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Provinsi menggalakkan program bersih sungai dan pesisir teluk Manado.

Program ini akan dimulai sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulut

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut, Ronald Sorongan mengungkapkan, kegiatan bersih pantai dan sungai ini sebagai star poin dan akan diteruskan dalam program berkelanjutan setiap bulannya.

Sesuai rencana program bersih-bersih sampah ini akan dimulai Jumat pekan depan.

Seluruh unsur dilibatkan, baik pemerintah provinsi, pemerintah kota Manado, aparat TNI, Polisi, masyarakat bahkan organisasi wartawan.

Ada 6 titik lokasi bersih-bersih, yakni muara sungai di Manado dan teluk sekitarnya, mulai dari sungai Malalayang, Sungai Bahu, Sungai Sario, Sungai Jengki, Sungai Tumumpa dan Pulau Bunaken. "Ini dalam rangka penyelamatan teluk manado kebetulan bertepatan dengan HUT Provinsi," kata dia.

Di teluk Manado masih banyak sampah plastik, dampaknya selain merusak lingkungan, mengganggu deatinasi wisata Taman Laut Bunaken.

Cara pembersihannya masih manual, peserta kegiatan memungut satu per satu sampah yang ditemukan.Sampah memang masih jadi persoalan pelik. Paling utama kesadaran agar tak buang sampah sembarangan.

Sungai merupakan satu di antara sasaran tempat buang sampah hingga bermuara ke laut."Kita belum menjadikan sungai itu sebagai beranda depan rumah yang harus dijaga kebersihannya, sungai dianggap belakang rumah tempat buang sampah," kata Sorongan.

Selain itu ada yang bilang kegiatan ini seremonial saja.Pertama, Sorongan menegaskan kendati dikatakan seremonial tapi bermanfaat. "Dari tidak sama sekali, lebih baik kita berbuat," kata dia.

Kedua dikatakan seromonial juga tak tepat. Karena sesuai program Gubernur dan Wakil Gubernur OD-SK, ini merupakan program berkelanjutan tiap bulan yang akan dikoordinir perangkat daerah.

Program ini tujuan utamanya menggalakan partisipasi masyarakat, pemerintah sebagai motor penggerak. Ada juga tudingan kalau PNS ikut kerja bakti, paling juga cuma foto selfie.

"Foto selfie juga tidak masalah,itu kan ekspresi kegembiraan sudah ikut ambil bagian. Foto selfie usai kerja bakti," sebut dia.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help