TribunManado/

Jalan-jalan ke Agrowisata Pinilih, Destinasi Wisata Baru di Minut

Komunitas fotografi yang mulai mengabadikan kemolekan pemandangan alam desa berlatar belakang Gunung Klabat lengkap dengan para foto modelnya.

Jalan-jalan ke Agrowisata Pinilih, Destinasi Wisata Baru di Minut
istimewa
Komunitas sepeda dari Lantamal VIII Manado turut singgah di kawasan agrowisata Pinilih, Minahasa Utara. 

Oleh:
Marlon Kamagi
Community Development Minahasa

DESTINASI wisata baru kini lahir di Minahasa Utara. Letaknya di Desa Pinilih, Kecamatan Dimembe.

Destinasi baru ini mengusung konsep wisata berbasis kehidupan desa dengan menawarkan pemandangan alam yang asri dan sejuk berada tepat di bawah kaki Gunung Klabat.

Pertanian sawah yang terbentang seluas tidak kurang dari 10 hektare, hamparan tanaman cabai (rica), beragam tanaman hortikultura, dan kolam ikan dengan beragam jenis ikan koi yang cantik memesona, merupakan menu andalan yang tersedia saat ini di kawasan seluas lebih dari 38 hektare.

Bibit padi yang dipersiapkan agar kelak mewarnai kawasan agrowisata Pinilih.
Bibit padi yang dipersiapkan agar kelak mewarnai kawasan agrowisata Pinilih. (istimewa)

Sejak sebulan yang lalu, kunjungan wisata ke desa ini cukup signifikan peningkatannya yang berasal dari beragam latar belakang.

Ada komunitas peduli lingkungan, komunitas sepeda dari TNI Angkatan Laut, ada juga beberapa komunitas fotografi yang mulai mengabadikan kemolekan pemandangan alam desa berlatar belakang Gunung Klabat lengkap dengan para foto modelnya.

Bahkan beberapa tugas negara dengan mudahnya dieksekusi di tempat ini oleh jajaran TNI di bawah komando Danrem 131 Santiago dengan diteman pisang goreng dan kopi hangat.

Danrem 131 Santiago Brigadir Jenderal Sabar Simanjuntak bersama rombongan turut menikmati sajian di agrowisata Pinilih.
Danrem 131 Santiago Brigadir Jenderal Sabar Simanjuntak bersama rombongan turut menikmati sajian di agrowisata Pinilih. (istimewa)

Saat ini sedang dikembangkan kolam pancing yang didaulat menjadi Kolam Pancing Santiago yang pada Kamis, 7 September 2017 lalu, telah dilakukan pelepasan ikan perdana oleh Danrem 131 Santiago Brigadir Jenderal Sabar Simanjuntak.

Kolam pancing ini akan menjadi satu di antara ikon Desa Pinilih dalam menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dengan adanya kawasan wisata ini, ke depan diharapkan sinergitas masyarakat dengan aparat pemerintah dan TNI bahkan Polri dapat bersinergi dengan indah di Desa Pinilih, yang rencananya pada Hari TNI ke-72 pada Oktober nanti diselenggarakan acara Family Funadventure Bike.

Danrem 131 Santiago Brigjen Sabar Simanjuntak melepas bibik ikan koi di kolam yang dikembangkan prajurit TNI di kawasan agrowisata Pinilih.
Danrem 131 Santiago Brigjen Sabar Simanjuntak melepas bibik ikan koi di kolam yang dikembangkan prajurit TNI di kawasan agrowisata Pinilih. (istimewa)

Konsep Agrowisata yang akan dikembangkan ke depan benar-benar dapat menjawab kebutuhan akan suasana kehidupan desa masa lalu di mana kearifan lokal orang Minahasa akan dihidupkan kembali di desa ini.

Mapalus, markas, dan aman makam pahlawan Permesta, keanekaragaman hayati, dan kuliner adalah beberapa peluang yang sangat potensial untuk dikembangkan.

"Masyarakat sejahtera, negara kuat," ujar Brigjen Simanjutkan pada pelepasan ikan di kolam Santiago menjadi pemicu semangat masyarakat desa yang berkomitmen untuk bersama membangun negara mulai dari Desa Pinilih. (*)

Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help