TribunManado/

Indra J Piliang Ditangkap, Warganet Retweet 'Kicauan' tentang Narkoba 5 Tahun Lalu

Politikus muda Partai Golkar Indra J Piliang ditangkap oleh aparat Direktoran Narkotika Polda Metro Jaya.

Indra J Piliang Ditangkap, Warganet Retweet 'Kicauan' tentang Narkoba 5 Tahun Lalu
TRIBUNNEWS/HERUDIN/KOLASE TRIBUN MANADO
Indra J Piliang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Politikus muda Partai Golkar Indra J Piliang ditangkap oleh aparat Direktoran Narkotika Polda Metro Jaya di sebuah tempat karaoke di Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu malam (14/9/2017).

Menurut polisi, urine Indra Piliang positif mengandung narkoba.

Indra yang juga dikenal aktif di dunia sosial media, beberapa kali sering mengomentari kasus-kasus dugaan narkoba yang terjadi di Indonesia. Entah itu melibatkan warga, politikus, selebriti, atau bahkan polisi.

Baca: Indra J Piliang - Ternyata Selain Politisi Golkar, Dirinya Juga Sempat Terlibat

" Kalau ada penumpang yg pinter, bawa sabu ke pswt Lion Air. Di ketinggian, kasih ke pilot. "Cap, nyabu, yuk?" Kreatif kali, ya?" tulisnya di akun Twitter miliknya @IndraJPiliang.

Dua kicauan tersebut ditulisnya tahun 2012 lalu.

"Hadeuh. Mari jaga diri, kawans RT @kompascom: Caleg DPR RI Tertangkap Mengisap Sabu di Rumahnya," tulisnya ketika mengomentari tautan berita tentang caleg DPR RI yang tertangkap Narkoba.

Baca: Indra J Piliang - Ternyata Selain Politisi Golkar, Dirinya Juga Sempat Terlibat

Ketika dirinya ditangkap karena dugaan kasus narkoba, warganet ramai-ramai retweet kembali apa yang ditulis Indra J Piliang 5 tahun yang lalu tersebut.

"Jejak digital emang kejam," tulis akun @arno_jakbar membalas twit dari 5 tahun lalu tersebut.

Baca: Woow! Selain Indra Jaya Piliang, Polisi Juga Tangkap 2 Temannya Saat Nyabu di Taman Sari

Berdasarkan informasi yang diterima Tribunnews.com, IJP ditangkap karena diduga mengkonsumsi narkoba bersama dua rekannya.

Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti satu set bong dan korek gas.

Penulis: Rine Araro
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help