TribunManado/

Liputan Khusus Lahan Negara

(News Analisis) Dosen FISIP Unsrat : Pemerintah Wajib Sediakan Lahan Baru

Alfons Kimbal mengatakan penggusuran masyarakat yang menempati lahan pemerintah harus dilakukan secara manusiawi.

(News Analisis) Dosen FISIP Unsrat : Pemerintah Wajib Sediakan Lahan Baru
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Warga menempati kantor Arsip Negara di Jalan Santo Joseph, kawasan Stadion Klabat 

Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dosen FISIP Unsrat Manado, Alfons Kimbal mengatakan penggusuran masyarakat yang menempati lahan pemerintah harus dilakukan secara manusiawi.

Artinya pemerintah tak bisa secara sporadis mengusir masyarakat dari lahan miliknya dengan alasan apapun.

Mengeluarkan masyarakat dari lahan yang ditempati harus bijaksana. Caranya dengan melakukan komunikasi dan pendekatan ke masyarakat.

Misalnya, dengan memberikan peringatan atau pemberitahuan bahwa harus segera keluar dalam batas waktu tertentu.

Pemerintah adalah pelayan masyarakat, sehingga harus memperlakukan masyarakat dengan baik. Perencanaan matang sebelum penggusuran harus dilakukan pemerintah.

Antara lain, menyiapkan tempat yang layak seperti rumah susun bagi masyarakat agar saat mereka keluar dari lahan pemerintah, ada lokasi baru untuk mereka tempati.

Masyarakat yang menempati lahan pemerintah merupakan warga negara Indonesia yang berhak mendapat perlakuan baik. Karena itu, pemerintah harus memindahkan warga yang menempati lahan negara secara persuasif.

Selain menyiapkan tempat tinggal baru, langkah strategis lain yang bisa dilakukan pemerintah adalah memberikan bantuan modal bagi masyarakat, sehingga mereka mampu meningkatkan perekonomian ketika sudah tak lagi tinggal di lahan itu.

Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help