TribunManado/

Keterampilan Nelayan Motabang Membuat Jaring 150 Meter Dalam Seminggu

Sepuluh pria tampak terampil mengutak-atik jaring di pinggir pantai Desa Motabang, Kecamatan Lolak, Rabu (13/9) siang.

Keterampilan Nelayan Motabang Membuat Jaring 150 Meter Dalam Seminggu
FINNEKE WOLAJAN
Sepuluh pria tampak terampil mengutak-atik jaring di pinggir pantai Desa Motabang, Kecamatan Lolak, Rabu (13/9) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Sepuluh pria tampak terampil mengutak-atik jaring di pinggir pantai Desa Motabang, Kecamatan Lolak, Rabu (13/9) siang. Meraka tampak merajut jaring yang terlihat panjang itu.

Jaring itu rupanya memiliki panjang 150 meter. Sepuluh pria ini tengah mendapat pekerjaan membuat jaring dari sang pemilik. Mereka memang biasanya menerima pekerjaan membuat jaring.

Hanya butuh seminggu bagi satu kelompok untuk menyelesaikan ratusan meter jaring ini. Mereka biasanya terdiri dari sepuluh orang yang keroyokan membuat jaring ini.

Sepuluh pria ini tampak asik membuat jaring, di tengah siang yang mendung-mendung ceria. Masing-masing memegang sarita berwarna oranye, alat untuk merajut jaring ini.

Mereka kelihatan tak sulit merajut jaring ini. Padahal panjangnya sekitar 150 meter yang terdiri dari sembilan lipatan. Terlihat sangat panjang.

Menurut keterangan mereka, harga yang yang sedang mereka kerjakan mencapai Rp 500an juta. Angka yang tak kecil. Jaring ini pun bisa dipakai hingga 20 tahunan, jika pemakaian dan perawatannya rutin.

Im Paputungan (47) salah seorang dari mereka mengatakan, masing-masing mendapat upah Rp 100 ribu per hari. Sehingga dalam proyek ini mereka mendapat Rp 700 ribu, selama seminggu.

Membuat jaring ini tak semudah kelihatannya, jika tak terampil. Satu saja yang salah, itu akan merembet ke semua bagian jaring. Makanya saling koordinasi penting.

"Tapi kami di sini semua sudah biasa. Sudah puluhan tahun rata-rata membuat jaring begini. Sudah turun-temurun. Jadi tak takut untuk salah," ujarnya.

Jika mereka tak mendapat pekerjaan membuat jaring, mereka akan melaut. Ini adalah pekerjaan sampingan bagi mereka. Keterampilan yang telah terbentuk bertahun-tahun, turun-temurun bagi warga desa pesisir Bolmong ini. (finneke wolajan)

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help