TribunManado/

Baso Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Saat Tarik Bentor

Rasa puas diungkapkan Andi Baso (45) warga Kelurahan Sinindian, korban penggelapan kendaraan roda dua setelah berhasil Tangkap pelaku

Baso Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Saat Tarik Bentor
CHRISTIAN WAYONGKERE
DSP pelaku penggelapan motor mililk warga saat di Polsek Kotamobagu Rabu (13/9) 

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU- Rasa puas diungkapkan Andi Baso (45) warga Kelurahan Sinindian, korban penggelapan kendaraan roda dua setelah berhasil Tangkap pelaku, Rabu (13/9) di Mapolsek Kotamobagu.

"Sejak bulan Juli 2017 saya mencari dan berharap agar pelaku yang sudah dikantongi identitas bisa di temukan," kata Baso kepada Tribun Manado, Rabu kemarin.

Dijelaskannya peristiwa penggelapan terjadi beberapa pekan sebelum Baso menunaikan ibadah puasa. Pelaku menyewa motor jenis Honda Revo warna hitam dengan nomor polisi DB 56666 DB disewa pelaku rp 25 ribu per hati, selama empat hari proses pembayar sewa berjalan lancar. Setelah itu sudah tak membayar sehingga korban langsung mengecek ke rumah korban di Boroko Bolmut.

Tersiar kabar kendaraan roda dua sudah tidak berada di tangan pelaku, kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib Polsek Kotamobagu. Baso juga ikut melakukan pencarian selama berbulan-bulan lamanya, pucuk dicinta ulang pun tiba Rabu kemarin pelaku penggelapan motor yang dipakai berjualan sayur keliling ditemukan.

Awalnya anaknya melihat bahwa pelaku sedang menarik bentor di Kotamobagu. Rabu sore usai berjualan sayur keliling bersua dengan pelaku diatas bentornya langsung turun dari motor menangkapnya dibantu warga kemudian membawa ke kantor polisi. "So lega biar motor belum dapa, mar depe pelaku so dapa," tambahnya.

Baso sendiri menggunakan motor itu untuk jualan sayur keliling. Dengan kejadian itu dirinya terpaksa harus pinjam kendaraan motor Matic dari sang istri untuk berjualan, karena kalau tidak Baso bersama keluarga tak dapat penghasilan untuk penuhi kebutuhan sehari-hari.

Terpisah pelaku DSP mengaku berusia 17 Tahun dihadapan Kapolsek Kotamobagu Kompol Ruswan Buntuan mengaku perbuatannya. Dari balik jeruji besih kapolsek turun langsung mengintrogasi seputaran sepak terangnya. "Baru sekali melakukan," ucap DSP dengan wajah pengasihan.

Namun jawaban tak begitu saja dipercaya petugas, karena pelaku sudah punya catatan kasus yang sama di Mapolsek. "Jual di Gorontalo rp 2.5 juta, uangnya dipakai miras dan beli pakaian," ungkap pelaku. Saat ini untuk pertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku yang beralamatkan di Desa Kuala Boroko Kabupaten Bolmut dibui.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help