TribunManado/

Survei CSIS: Publik Puas Terhadap Kinerja Jokowi-JK

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla makin disukai kebanyakan warga Indonesia.

Survei CSIS: Publik Puas Terhadap Kinerja Jokowi-JK
antara
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima Dubes Myanmar untuk RI Ei Ei Khin Aye di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/9/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla makin disukai kebanyakan warga Indonesia.

Lembaga survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei opini publik dengan tema "Tiga Tahun Pemerintahan Joko Widodo -Jusuf Kalla: Kinerja Pemerintahan dan Peta Politik Nasional" di Pakarti Centre di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (12/9).

Direktur Eksekutif CSIS, Philips J Vermonte menjelaskan, kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi-JK terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun sejak dilantik tahun 2014.

Survei yang melibatkan seribu orang sampel di 34 provinsi di Indonesia dengan margin eror sekitar 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen itu meraih tingkat kepuasan publik sebanyak 68,3 persen pada tahun 2017.

Angka itu hampir sama dengan hasil survei Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) yang dirilis pada pertengahan Agustus 2017.

Tingkat kepuasan generasi Z kepada Jokowi mendapat 68 persen. Survei KedaiKopi menyasar pada generasi Z dengan usia maksimal 22 tahun. Hasilnya generasi muda yang masuk pada kelompok generasi Z ini optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi lebih baik.

Peneliti Departemen Politik dan Hubungan Internasional CSIS, Arya Fernandes menjelaskan, salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-JK adalah keberhasilan pemerintah menggenjot sektor pembangunan dan infrastruktur.

"Tetapi yang memberikan sumbangsih terbesar kepada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah adalah sektor kemaritiman seperti tol laut dan lain-lain. Kepercayaan terhadap sektor kemaritiman juga terus tumbuh signifikan menjadi 75,5 persen di tahun 2017 dari 63,9 persen pada tahun 2016," jelasnya.

CSIS kemudian menyebut faktor penegakan hukum juga menjadi penyebab meningkatnya kepercayaan publik kepada pemerintah. Yakni sebesar 64 persen di tahun 2017 naik dari 62,1 persen pada tahun sebelumnya.

"Komitmen memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi pendorong terbesar meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah disusul komitmen mendorong reformasi di kepolisian, dan pemberantasan mafia peradilan," pungkasnya.

Halaman
12
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help