TribunManado/

Kecewa Kepada Pemerintah, Warga Tanami Lahan KEK Dengan Cabai

Sekira 30 - an warga yang kembali menempati lahan KEK di Kelurahan Sagerat bertekad untuk bertahan hingga pemerintah memberikan ganti rugi yang layak.

Kecewa Kepada Pemerintah, Warga Tanami Lahan KEK Dengan Cabai
NET
Pelabuhan Peti Kemas Bitung terus dikembangkan untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sekira 30 - an warga yang kembali menempati lahan KEK di Kelurahan Sagerat bertekad untuk bertahan hingga pemerintah memberikan ganti rugi yang layak.

"Kami akan bertahan sampai ada ganti rugi," kata Welmy Kirawu yang jadi perwakilan warga.Sebut dia, warga tak mau tertipu untuk kedua kalinya.

Awalnya, kata dia, warga sempat meninggalkan lahan
yang ditempatinya karena dijanjikan kehidupan yang layak di Rusunawa.
Nyatanya, mereka dikeluarkan dari Rusunawa."Kami tak mau dibodohi lagi," kata dia.

Kirawu mengatakan, warga kini membentuk semacam "Siskamling".
Jika terlihat ada anggota Sat Pol PP, warga akan saling menelepon kemudian bersama - sama ke lokasi datangnya Sat Pol PP tersebut.

Warga juga menggelar pertemuan rutin untuk membahas langkah yang akan diambil.Amatan Tribun Manado Senin (11/9), belasan rumah sudah berdiri di lahan yang awalnya kosong.
Jarak antara rumah umumnya jauh.

Namun ada pula yang dekat, hanya terpisah 10 meter.Rumah - rumah tersebut umumnya dibangun seadanya.
Dindingnya dari kayu, beralaskan tanah.

Beberapa rumah beratalkan seng yang lubang tanpa plafon.Sekeliling rumah nampak aneka tanaman seperti cabai serta ubi.

Seorang warga lainnya bernama Aten mengatakan, warga yang kembali sudah menanami lahan mereka dengan cabai.

Mereka sempat menikmati kenaikan harga cabai beberapa waktu lalu."Waktu itu kami tertolong secara ekonomi," kata dia. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help