TribunManado/

Bupati Sajow Hadiri Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu 2017

Bupati Minahasa Jantje Sajow mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu 2017

Bupati Sajow Hadiri Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu 2017
ISTIMEWA
Bupati Minahasa Jantje Sajow mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu 2017 yang digelar oleh Kementerian Sosial RI, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Senin (11/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Bupati Minahasa  Jantje Sajow mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu 2017 yang digelar oleh Kementerian Sosial RI,  di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Senin (11/9/2017).

Rakor dibuka oleh Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, dan turut dihadiri oleh Sekjen Kemensos Harry Soeratin, para Dirjen dan Direktur Kemensos dan diikuti oleh para Bupati, Wali Kota dan Kepala Dinas Sosial se-Indonesia. Sementara Bupati JWS didampingi oleh Kadis Sosial Minahasa Royke Kaloh dan Sekdis Sosial Denny Tualangi.

Dalam arahannya Mensos mengingatkan mengenai pentingnya dinas sosial di daerah lantaran menjadi garda depan dalam pemberian bantuan.

"Hari ini kita rapat koordinasi nasional, saya ingin menyampaikan kepada yang terhormat bapak bupati dan wali kota, tugas dinas sosial dapat menjadi sangat signifikan dan bahkan mungkin menjadi frontliner atas kesuksesan dari daerah yang bapak ibu pimpin," ujarnya.

Dasar itu, sehingga Mensos meminta kepala daerah untuk mendukung penuh program pendataan dan pemberian bantuan Dinas Sosial yang berada di bawah kepala daerah.

"Oleh karena itu mohon kami dari kementerian sosial bisa didukung jadi seluruh otoritas bapak ibu bupati wali kota yang memang pada undang-undang no 13 tahun 2011, sebelumnya validasi data itu bottom up process," ujarnya.

"Kami juga menyampaikan ke Mendagri agar undang-undang No 13 tahun 2011 ini sering-sering dikomunikasikan, karena penanganan APBD ini masuk dalam program prioritas nasional," jelas dia.

Untuk kepala daerah yang menggabungkan dinas sosial dengan fungsi lain, Khofifah juga mengingatkan mengenai tantangan yang dihadapi.

"Ketika tahun depan penerima PKH akan menjadi 10 juta, bantuan pangan juga 10 juta, ada proses pengintegrasian bansos dan bantuan pangan, PKH menjadi satu kartu. Masih ada 5,5 juta penerima Rastra yang tidak menerima PKH," ujarnya.

Kegiatan Rakor yang akan berlangsung hingga selasa 12 September 2017 ini, menurut Kadis Sosial Royke Kaloh meliputi penyajian materi-materi dari para pejabat terkait.

"Kita akan mendukung program Mensos terutama soal pendataan dan pemberian bantuan sosial," ujar Kadis Sosial Minahasa.

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help