TribunManado/

Ini Tanggapan Simpatisan PAN Terkait Persaingan Tatong dan Jainuddin

Hal ini dikarenakan selama menjabat walikota terbukti mampu buat Kotamobagu Alami kemajuan yang signifikan, termasuk yang masih hangat-hangatnya menda

Ini Tanggapan Simpatisan PAN Terkait Persaingan Tatong dan Jainuddin
Kolase Foto Tribun Manado
Tatong Bara dan Jainuddin Damapolii 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU-Persaingan antara dua petahana Tatong Bara dan Jainuddin Damopolii meraih dukungan masyarakat dan partai untuk menjadi walikota pada Pilwako 2018 mendatang, mendapat penilaian dari Kris Kapoh seorang simpatisan PAN.

"Sampai sekarang ini saya nilai Tatong masih layak duduk dibangku walikota," kata Kris Kapoh.

Hal ini dikarenakan selama menjabat walikota terbukti mampu buat Kotamobagu Alami kemajuan yang signifikan, termasuk yang masih hangat-hangatnya mendapat Piala Adipura. "

"Prestasi ini juga tetap ada kontribusi dari wakil walikota Jainuddin Damopolii. Sehingga saya nilai masih cocok memangku jabatan sebagai walikota dan wakil walikota lagi," harapnya.

Namun demikian yang namanya politik tidak menutup kemungkinan akan ada calon baru yang memiliki integritas lebih baik dari mereka. "Kita tidak tau kita lihat saja nantinya," tambahnya.

Menurutnya jika keduanya sampai berpisah pasti konsekuensi yang akan terjadi satu diantara mereka entah Tatong atau Jainuddin akan terpilih lagi, dikarenakan keduanya yang masih berstatus petahana punya pengaruh yang kuat di masyarakat.

Lanjut dia jika karena persaingan keduanya membuat hasil yang diraih adalah kegagalan bagi keduanya itu sudah konsekuensi karena itulah politik tidak bisa di prediksi, yang kawan bisa jadi lawan yang lawan bisa menjadi kawan. "Kita masyarakat kecil hanya bisa mengkritisi kebijakan mereka, selebihnya tetap ada di tangan mereka sebagai lembaga eksekutif," tukasnya.

Pendukung lainnya, Tia warga Desa Kobo Kecil sejak keikutsertaannya ada pilwakota Kota Kotamobagu tidak begitu menonjolkan dukunga, satu diantara faktor karena orang tua PNS.

" Jadi yan lebih kuat menjelang pemilihan, itu yang kita pilih. Karena setiap calon ada visi misi bagus yang akan dipilih yang terbaik dan cocok untuk perkembangan kota," urai Tia.

Menurutnya sampai saat ini yang layak di posisi walikota ada Tatong Bara
Karna selama jadi walikota banyak perkembangan yang dipersembahkan untuk Kotamobagu.

"Jika karena persaing membuat kedua gagal, itu harus diterima, karena ternyata ada pasangan ke 3 yang lebih menarik perhatian masyarakat," pungkasnya.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help