TribunManado/

Duh Kasihan, 20 Kios di Pasar Tuminting Ludes Terbakar

Frangky Borang tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya ketika membersihkan serpihan warung kelapa yang sudah menjadi debu, Senin (11/9)

Duh Kasihan, 20 Kios di Pasar Tuminting Ludes Terbakar
ANDREAS RUAUW
Warga mencari baju bekas di puing-puing kebakaran, Senin (11/9) di Pasar Tuminting Kota Manado. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Frangky Borang tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya ketika membersihkan serpihan warung kelapa yang sudah menjadi debu, Senin (11/9) di Pasar Tuminting, Kecamatan Tuminting kota Manado, sore tadi.

Pedagang kelapa yang sudah berjualan semenjak tahun 2011 ini, harus rela warungnya rata dengan tanah karena dilahap api.

"Yang penting diri saya selamat," aku pria 37 tahun itu ketika berbincang dengan Tribun Manado.

Ia juga terpaksa membuka lapak kecil disamping badan jalan untuk berjualan. "Kalau bangunan bisa dibangun kembali, tapi kalau nyawa tidak bisa dibeli dengan uang," ujarnya.

Pria yang punya dua anak ini, mengatakan sejak berjualan di pasar Tuminting ia bisa menyekolahkan kedua anaknya hingga SMP.

"Anak pertama baru masuk SMP, sedangkan yang kedua sudah mau lulus tahun ini. Itu semua berkat usaha dari kios kelapa saya," akunya.

Sarce Lalas, salah satu penjual gayung dan ember plastik yang juga menjadi korban kebakaran mengaku sudah tak tahu akan mencari modal dari mana lagi untuk membangun kiosnya.

"Tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan, Sudah tidak tahu lagi mau jualan dimana," keluh dirinya.

Ia sama sekali tak punya firasat kalau barang kios dan barang dagangannya harus habis terbakar.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help