TribunManado/

Warga Desa Adow di Bolsel Usaha Bibit Pohon Rezeki

Banyak usaha yang bisa mendatangkan rupiah bisa dilakukan oleh masyarakat menyambut musim tanam.

Warga Desa Adow di Bolsel Usaha Bibit Pohon Rezeki
FELIX TENDEKEN
Amal Datalamon, menunjukan lokasi penyemaian bibit cengkihnya, Minggu (10/9) 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Banyak usaha yang bisa mendatangkan rupiah bisa dilakukan oleh masyarakat menyambut musim tanam. Seperti yang dilakukan oleh Amal Datalamon warga Desa Adow, Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Minggu (10/9).

Dirinya membuka usaha pembibitan pohon cengkih atau biasa disebut warga pohon rezeki.

Kata dia, usaha tersebut terbilang sangat menjanjikan. Apalagi kata dia, tanaman jenis cengkih biasa dan sansibar ini sangat diminati oleh masyarakat karena harga buahnya cukup mahal.

"Kalau musim tanam sudah datang, maka banyak orederan juga datang. Bahkan bukan hanya dari wilayah Bolsel, ada juga Kotamobagu dan Gorontalo," kata Amal.

Lanjut dia, untuk harga bibit cengkeh ini rata - rata petani Bolsel mematok harga jual sebesar Rp 5 ribu per satu batang pohon.

"Permintaannya cukup besar, sehingga kami juga harus menyediakan bibitnya dalam jumlah yang banyak," kata Amal.

Dalam proses pembibitan para petani tidak main - main, sehingga terciptalah bibit pohon cengkih yang memiliki kwalitas tinggi.

"Warga Bolsel biasa menyebutnya pohon rezeki," jelasnya.

Kata dia, biasanya proses budidaya cengkih dimulai dari pembibitan dan pesemaian. Dengan demikian akan menghasilkan pohon rezeki yang produktif dan berkualitas tinggi.

"Pemilihan bakal bibit harus dilakukan secara teliti. Kemudian tempat pesemaiannya harus terlindung daei angin kencang dan cahaya matahari secara langsung," kata dia.

Agus warga di desa yang sama, mengungkapkan dimusim hujan seperti saat ini banyak yang berburu bibit cengkih.

"Keuntungannya bisa sampai jutaaan jika pemesanan sampai ratusan batang," kata dia.

Kata dia, biasanya musim tanam dimulai pada akhir bulan Oktober sampai November.

Tambahnya, alasan warga menyebutnya pohon rezeki karena sudah banyak yang berhasil menumbuhkan ekonomi keluarga dengan bibit dan buah cengkih.

"Memang bisa dikata ini adalah usaha tahunan yang menjanjikan," kata dia.(lix)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help