TribunManado/

Sharron Merril Bojoh: Pengalaman tak Terlupakan

Menjadi pemilih untuk pertama kalinya selama jadi pengalaman yang tak akan terlupakan, juga untuk pemilik nama lengkap Sharron Merril Bojoh.

Sharron Merril Bojoh: Pengalaman tak Terlupakan
ALPEN MARTINUS
Sharron Merril Bojoh 

MENJADI pemilih untuk pertama kalinya selama jadi pengalaman yang tak akan terlupakan, juga untuk pemilik nama lengkap Sharron Merril Bojoh.

Pertama kali ia menjadi pemilih pada tahun 2014 saat pemilihan legislatif Minahasa.

"Pengalaman paling diingat pada waktu akan memilih, tapi bingung cara memilih karna baru pertama kali," ujar perempuan sapaan Eon ini.

Ditambaha lagi rasa gugup yang mendera karena baru pertama kita memilih, juga belum punya gambaran akan memilih calon yang mana.

"Ya terpaksa saya cuma ikut keluarga mau pilih orang yang mana, karena saya juga tidak paham dengan dunia politik pada waktu itu," ujar gadis kelahiran 23 tahun lalu ini.

Namun sekarang berbeda, pegawai bank swasta ini sudah memiliki pilihan sendiri khusus untuk Pilkada Minahasa 2018.

"Kan kami sudah bisa melihat mana yang mampu membangun Minahasa lebih maju dan lebih baik lagi dari sebelumnya," ujar penyuka olahraga sepeda ini.

Ia mengambil patokan untuk memilih saat ini dengan melihat visi misi setiap calon."Harus pilih sesuai kata hati dan harus melihat mana yang layak untuk membangun Minahasa 'torang pe tampa tinggal ini' (tempat tinggal kami ini,) ujarnya sambil tersenyum. (Alpen Martinus)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help