TribunManado/

26 Perusahaan Ajukan izin Pertambangan, Kadis ESDM Kesulitan Tertibtak PETI, Begini Penjelasannya

Miris memang. Tapi itulah fakta, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sulut masih sulit untuk ditertibkan.

26 Perusahaan Ajukan izin Pertambangan, Kadis ESDM Kesulitan Tertibtak PETI, Begini Penjelasannya
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID ‑ Miris memang. Tapi itulah fakta, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sulut masih sulit untuk ditertibkan. Hal ini diakui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut.

Menariknya lagi, belum ada data terbaru mengenai aktivitas PETI.

Data terkini yang dimiliki Dinas ESDM adalah data tahun 2005 silam.

Sesuai data ada sembilan lokasi PETI di 650 hektare lahan pertambangan.

PETI ini tersebar di Kabupaten Sangihe, Bolmong dan Minsel. Hanya memang data ini termasuk tak update karena merupakan data tahun 2005 lalu.

Adrianus B Tinungki, Kepala Dinas ESDM Sulut mengatakan, permasalahan PETI harus ditangani lintas sektoral tak bisa hanya ESDM.

"Pengawasan PETI itu harus tim terpadu,  bukan sepenuhnya kewenangan Dinas  ESDM. Sebab yang ilegal itu berarti mencuri dan itu masuk ranah hukum," kata dia.

Semua harus koordinasi mulai dari ESDM, Polri, Kejaksaan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Kendala lainnya juga menyangkut dana, pengawasan tambang harus disokong dengan dana mumpuni.

"Kita akan buat program pengawasan dengan tim terpadu tahun 2018 mendatang supaya bisa lebih efektif," katanya.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help