TribunManado/

Hanya di Sulut, Pelapor Kasus Penggelapan Dokumen Diminta Tes DNA

Perkara dugaan pemalsuan dokumen dan penggelapan ujung-ujungnya harus memeriksa atau tes DNA.

Hanya di Sulut, Pelapor Kasus Penggelapan Dokumen Diminta Tes DNA
net

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Yessyana Salendu bingung dengan perkembangan kasus yang dilaporkannya.

Bagaimana tidak, perkara dugaan pemalsuan dokumen dan penggelapan ujung-ujungnya harus memeriksa atau tes DNA.

Laporan tersebut juga sudah terkatung-katung sejak tahun 2014 silam.

Salendu melaporkan kasus ini ke Polda Sulut, 24 Juni 2014 dengan LP nomor : LP/611/VI/2014/Sulut/SPKT. Terlapor diketahui berinisial NSP.

Isi laporan, NSP diduga telah menggelapkan Vila Salendu yang berlokasi di Sumompo, Kecamatan Tuminting, Manado.

Vila ini adalah hak bersama dari pelapor dan terlapor. Ayah korban atau suami NSP sudah meninggal dunia.

Namun terlapor tanpa sepengetahuan, telah menjual vila tersebut yang bernilai miliaran rupiah.

Penyidik pun menetapkan NSP sebagai tersangka. Hasil penajaman kasus, penyidik pun menjerat tersangka lain yakni JP, saudara kandung NSP.

Ternyata JP diduga kuat telah membantu menjual vila itu dengan memalsukan dokumen.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help