TribunManado/

Begini Kronologi Driver Ojek Online Renggut Keperawanan Penumpang

Chairulloh mengatakan kepada DS untuk mengantarkannya seperti biasa.Namun, di tengah jalan tiba-tiba DS mengganti rute menuju Jalan kontrakan temannya

Begini Kronologi Driver Ojek Online Renggut Keperawanan Penumpang
Net
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan, kasus tindakan persetubuhan antara pengemudi ojek online bernama Chairulloh (37) dan korbannya yang masih di bawah umur, DS (17) dilakukan atas dasar suka sama suka.

Ditemui di Mapolres Jakarta Timur, Jumat (8/9/2017), Andri mengatakan, dari pemeriksaan terhadap Chairulloh dan DS, keduanya telah mengenal sejak dua pekan yang lalu.

Awal perkenalan saat DS memesan jasa ojek online tempat Chairulloh bekerja.

Dari pertemuan itu, keduanya makin intens berkomunikasi hingga bertukar foto diri.

"Kemarin indikasi ada paksaan, tapi pemeriksaan bahwa relasi itu terjadi selama dua minggu mereka saling mengenal dan cukup intens bertukar pesan," ujar Andri.

Andri mengatakan, sejak saat itu Chairulloh kerap mengantar DS untuk pergi ke praktek kerja lapangan (PKL) di salah satu kementerian di Jakarta Pusat.

Kediaman DS berada di kawasan Manggarai, Jakarta Pusat.

Antar jemput itu tak lagi menggunakan aplikasi ojek online yang sebelumnya digunakan.

Pada Rabu (6/9/2017), Chairulloh mengatakan kepada DS untuk mengantarkannya seperti biasa.

Namun, di tengah jalan tiba-tiba DS mengganti rute menuju Jalan Slamet Ryadi, Jakarta Timur.

Halaman
12
Editor: Try Sutrisno
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help