TribunManado/

Polres Bolmong Periksa Direktur RSUD Kotamobagu Terkait Penolakan Pasien Kritis

Wahdania tak sendiri, ikut memenuhi panggilan juga Dr Widia yang jaga saat kejadian dugaan penolakan pasien kritis yang berujung pelaporan ke polisi.

Polres Bolmong Periksa Direktur RSUD Kotamobagu Terkait Penolakan Pasien Kritis
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Kepala UPTD RSUD Kotamobagu, Wahdania Mentang, saat keluar dari ruang penyidik menuju ruangan Kasat reskrim Polres Bolmomg pada Kamis (8/9/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU- Setelah mangkir dari panggilan untuk memberikan klarisifikasi ke polisi pada beberapa hari lalu. Direktur UPTD RSUD Kota Kotamobagu, Wahdania Mentang, datang memenuhi undangan klarifikasi kepada penyidik satreskrim Polres Bolmong, pada Kamis (7/9/2017).

Wahdania tak sendiri, ikut memenuhi panggilan juga Dr Widia Potabuga yang jaga saat kejadian dugaan penolakan pasien kritis yang berujung pada pelaporan pada polisi.

Mereka tiba di ruang penyidik Unit III Tipidter sekitar pukul 14.00 Wita. Mereka 'disekap' di dua ruangan berbeda selama enam jam untuk memberikan klarifikasi kepada penyidik.

"Dokter Widia, saya yang akan periksa langsung," kata Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Hanny Lukas.

Dokter Widia menutup wajahnya dengan berkas-berkas yang diminta penyidik, dengan langkah cepat berjalan masuk ke ruangan.

Pukul 19.00 Wita, direktur RSUD Kotamobagu keluar dari ruang unit III lalu berpindah tempat di ruangan Kasat Reskrim. 

Mereka nampak berlama-lama di ruangan kasat Reskrim dikarenakan penyidik memberi waktu untuk membaca kembali hasil pemeriksaan.

"Kami meminta membawa surat izin praktek (SIP) dan surat tanda registrasi (STR) dan dibawa keesokan harinya pada Jumat (8/9/2017) pagi oleh direktur RSUD," kata Lukas.

Penyidik meminta klarifikais terkait pelayanan di rumah sakit. Mantan penyidik kasus Dr Ayu menambahkan pihaknya akan memanggil Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan lainnya.

"Kami juga ke pihak RSU Monompia karena dibawa ke sana juga, kita minta akan klarifikasi apakah dibawa ke sana dan tindak yang dilakukan apakah sama dengan di RSUD," urainya.

Dia mengungkap materi pertanyaan terhadap Dokter Widia terkait kapasitas tenaga medis yang tugas saat itu dan tanggungjawab masing-masing mulai dari Direktur, Dokter hingga tenaga kesehatan.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help