TribunManado/

Dinkes Tomohon Gelar Bimtek Penanganan Kasus Komplikasi Kebidanan

Dinkes Tomohon gelar kegiatan penanganan dan rujukan kasus komplikasi kebidanan bagi tenaga kesehatan.

Dinkes Tomohon Gelar Bimtek Penanganan Kasus Komplikasi Kebidanan
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Dinas Kesehatan Kota Tomohon menggelar kegiatan penanganan dan rujukan kasus komplikasi kebidanan bagi tenaga kesehatan yang dilaksanakan di Hotel Leos Kelurahan Paslaten Satu, kompleks Pasar Beriman, Kota Tomohon, pada Kamis (7/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dinas Kesehatan Kota Tomohon menggelar kegiatan penanganan dan rujukan kasus komplikasi kebidanan bagi tenaga kesehatan yang dilaksanakan di Hotel Leos  Kelurahan Paslaten Satu, kompleks Pasar Beriman, Kota Tomohon, pada Kamis (7/9/2017).

Narasumber dalam kegiatan tersebut dari unsur Pemkot Tomohon, unsur Dinas kesehatan Provinsi Sulut dan unsur dokter spesialis obstetri dan ginekologi.

Asisten Umum Sekdakot Tomohon, Novi Politon,saat membuka kegiatan menjelaskan kegagalan dalam penanganan kasus kedaruratan obstetri (kebidanan) pada umumnya disebabkan oleh kegagalan dalam mengenal resiko kehamilan, keterlambatan rujukan, kurangnya sarana yang memadai untuk perawatan ibu hamil dengan resiko tinggi maupun pengetahuan tenaga medis, paramedis dan penderita dalam mengenal kehamilan resiko tinggi secara dini.

"Bidan selaku tenaga kesehatan diharapkan mampu melakukan penanganan keadaan gawat darurat obstetri neonatal tertentu untuk penyelamatan ibu dan bayi serta melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih berkompeten bila sudah tidak dapat ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama (pustu atau puskesmas)," jelasnya.

Politon mengatakan aspek dasar yang paling penting dan saling terkait dalam asuhan persalinan yang bersih dan aman yakni membuat keputusan klinik, asuhan sayang ibu dan sayang bayi, pencegahan infeksi, serta asuhan persalinan dan rujukan kasus komplikasi kebidanan.

Kadis Kesehatan Kota Tomohon dr Deesje Liuw M Biomed menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah mendeteksi secara dini resiko tinggi pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir serta penanganan rujukan, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga kesehatan dalam mendeteksi dini faktor resiko yang mungkin terjadi pada ibu hamil, nifas dan bayi baru lahir, serta melakukan rujukan pasien beresiko tinggi ke fasilitas pelayanan kesehatan yang berkompeten.

Hadir sebagai peserta tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas, rumah sakit, klinik swasta serta organisasi profesi yang ada di Kota Tomohon.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help