TribunManado/

Bolmong Nyaris Terendah di Sulut, APBD 2018 Prioritaskan 18 Program untuk Naikkan IPM

IPM Bolmongselalu berada pada jajaran terendah se-Sulut. Saat ini berada pada posisi 13 dari 15 kabupaten dan Kota

Bolmong Nyaris Terendah di Sulut, APBD 2018 Prioritaskan 18 Program untuk Naikkan IPM
TRIBUN MANADO/ANDREAS RUAUW
Yasti S Mokoagow dan Yanny R Tuuk saat dilantik jadi Bupati dan Wakil Bupati Bolmong di Graha Gubernuran Sulut, Senin (22/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Indeks Pembangunan Manusia Bolaang Mongondow selalu berada pada jajaran terendah se-Sulawesi Utara. Saat ini berada pada posisi 13 dari 15 kabupaten dan kota.

Badan Pusat Statistik (BPS) mendata IPM tahun 2010 sebesar 62,57, tahun 2011 sebesar 63,16, tahun 2012 sebesar 63,78, tahun 2013 sebesar 64,16, tahun 2014sebesar  64,53, tahun 2015 sebesar 65,03 dan tahun 2016 sebesar 65,73.

Angka harapan hidup tahun 2016 sebesar 68,51 tahun, rata-rata lama sekolah 7,3 tahun, harapan lama sekolah 11,07 tahun dan pengeluaran Rp 9.657. Empat komponen ini yang menjadi penilaian sehingga IPM Bolmong rendah.

Rata-rata lama sekolah warga yang hanya 7,3 tahun menggambarkan pendidikan warga Bolmong pada umumnya masih rendah. Banyak yang putus sekolah dan umumnya menjadi petani, buruh dan pekerja dengan upah lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Djafar Paputungan mengakui, kualitas pendidikan di Bolmong memang masih rendah. Sekarang saja ada 1.8000-an anak usia sekolah yang tak lagi mengenyam pendidikan. 

"Dana tahun lalu untuk program ini Rp 1,8 miliar. Tahun depan rencananya naik jadi Rp 2,8 miliar. Anggaran dalam RAPBD 2018 ini untuk menggenjot IPM Bolmong. Bidang pendidikan memang jadi hal penting," ujarnya Kamis (7/9/2017).

Di bidang kesehatan, tenaga medis khususnya dokter kurang. Apalagi dokter ahli. Semua puskesmas di Bolmong tak ada dokter ahli. Kualitas pelayanan kesehatan di Bolmong memang belum bisa dikatakan layak.

"Kami mengusulkan ada penambahan tenaga dokter dan tenaga medis dalam RAPBD 2018. Selaim itu juga kan sekarang ada puskesmas yang sedang diakreditas. Alkea juga, stok obat. Itu yang akan diperbaiki dalam tahun anggaran 2018. Tentu pengaruh ke IPM," ujar Kepala Dinas Julin Papuling.

Presentasi penduduk miskin di Bolmong pun masih tergolong tinggi. Dari total warga 277.338, ada 19.550 ribu jiwa penduduk miskin atau setara dengan 8,34 persen. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyebut angka pengangguran di Bolmong 5,9 persen dari total penduduk.

Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk mengaku putar otak dengan kondisi IPM Bolmong saat ini. Bersama Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, semua program telah disusun dalam RPJMD. Semua bidang diupayakan akan tersentuh.

"IPM ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Bolmong. Namun saya dan ibu bupati telah memprogramkan agar semua bidang dibangun. Seperti janji kami, sesuai visi misi," ujarnya.

RAPBD tahun 2018 sebesar Rp 1.042.541.394.445. Terdiri dari belanja tidak langsung Rp 616.724.235.610, belanja langsung Rp 425.817.158.835, serta kebijakan penerimaan penerimaan daerah Rp 18.746.776.887. Dengan dana ini, ada 18 program prioritas Pemkab Bolmong untuk menaikkan IPM Bolmong. 

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help