TribunManado/

Pascalaporan Polisi Terkait Pasien Kritis Ditolak di RSUD Kotamobagu, Risma pun Was-was

Perawat merasa was-was dan takut dalam bertindak melayani pasien di UGD. Pascakasus hukum yang sedang berproses di Polres Bolmong tersebut.

Pascalaporan Polisi Terkait Pasien Kritis Ditolak di RSUD Kotamobagu, Risma pun Was-was
CHRISTIAN WAYONGKERE
Pembangunan RSUD di Kotamobagu 

Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kota Kotamobagu adalah ruangan yang tak pernah sepi dari pasien.

Amatan Tribun Manado terdapat sejumlah ruangan dengan tiga sift jaga dari para perawat dan dokter, Rabu (6/9/2017). "Kondisi ruangan saat kejadian memang sedang penuh," kata Harjo Santoso perawat sekaligus penangungjawab UGD, pada Rabu (6/9/2017).

Harjo menjelaskan kondisi yang terjadi saat pasien kritis yang dikabarkan ditolak petugas piket pada 17 Agustus silam. Peristiwa tersebut pun berujung pada laporan polisi.

Katanya, jika kondisi ruangan penuh, ada tempat tidur yang ditempatkan di luar.

Bagian depan UGD ada tiga sekat yang dibatasi oleh kain. Masuk ke dalam gedung ada ruangan resusitasi untuk pasien gawat, tidak sadar dan pasien jantung dengan kapasitas untuk dua orang.

Kemudian ruang perawat dan ruang dokter, ruang gawat darurat medik, dan ruang gawat darurat anak.

"Ada pasien dua orang, ditempat di ruang selasar karena full, ruang gawat darutat bedah untuk empat pasien khusus bedah terisi dua orang," urainya.

Risma Olii, seorang perawat, mengaku merasa was-was dan takut dalam bertindak melayani pasien di UGD. Pascakasus hukum yang sedang berproses di Polres Bolmong tersebut.

"Kami sekarang menjadi lebih teliti, dan sering sempat lupa dengan tindakan untuk pasien disaat ada tekanan dari keluarga pasien," kata Risma. 

Dia menceritakan keberadaan seorang perawat yang semestinya bekerja sesuai SOP terhadap pasien. Namun sering ada desakan dan keinginan keluarga pasien yang ingin tindak lainnya.

Katanya, perawat ada alur penanganan saat pasien masuk dalam kondisi tidak sadar. "Langsung pasang oksigen, cek tanda vital, respons time saat pasien masuk. Ada pemilihan gawat dan darurat, utamakan darurat ketimbang gawat," jelasnya.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help