TribunManado/

Kasus Rabies Hantui Warga Molibagu, Satu Orang Meninggal Dunia, Monalisa : Anjing Jangan Dibunuh

Kasus gigitan anjing gila, hantui warga Desa Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Kasus Rabies Hantui Warga Molibagu, Satu Orang Meninggal Dunia, Monalisa : Anjing Jangan Dibunuh
KOMPAS
Ilustrasi. 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Kasus gigitan anjing gila, hantui warga Desa Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). 

Setelah seorang bocah di desa tersebut meninggal karena rabie. Minggu ini Puskesmas Molibagu mencatat ada dua orang yang digigit anjing, sehingga dilakukan penyuntikan vaksin rabies.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Kepala Pusat (Kapus) Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Molibagu, Monalisa Mokodompit.

"Memang benar ada dua warga yang divaksin karena digigit anjing," kata Mona sapaan akrabnya.

Bebernya pasien yang datang memeriksakan diri pekan lalu berinisial SM (48), kemudian hari ini berinisial DA (8). Keduannya adalah warga Molibagu. 

Katanya, ketika digigit anjing DA langsung dilarikan ke Puskesmas Molibagu untuk mendapatkan pelayanan.

"Jadi vaksin ini dilakukan bertahap, minggu pertama dua kali dan minggu ke dua pada hari ke 21 dua kali suntikan lagi," kata dia.

Selain pasien, pihaknya juga melakukan penyuntikan kepada keluarga korban meninggal akibat rabies beberapa waktu lalu.

"Lima orang keluarga sudah kita vaksin, Kamis (7/9) besok, kita akan melakukan vaksin yang ke dua kali," terang Mona.

Dibalik peristiwa tersebut, Mona berharap masyarakat lebih peka terhadap bahayannya digigit anjing. Jika kena gigitan langsung mendatangi Puskesmas untuk mendapat penanganan medis.

"Ketika digigit jangan bunuh anjingnya, tapi diikat. Kita akan melihat jika beberapa hati ajing mati berarti kena rabies," tukasnya.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help