TribunManado/

3 Puskesmas di Bolmong Tak Ada Dokter, Yanny Janji Prioritas Tahun Depan

DPRD akan membahas dan mengupayakan anggaran kesehatan yang mumpuni untuk Bolmong tahun 2018 nanti.

3 Puskesmas di Bolmong Tak Ada Dokter, Yanny Janji Prioritas Tahun Depan
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Puskesmas lolak satu-satunya puskesmas rawat inap yang punya dua dokter, pada Selasa (5/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Bolaang Mongondow kekurangan tenaga dokter. Ada tiga puskesmas yang tak memilili dokter. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmong pun angkat bicara.

Legislator PDI Perjuangan Suni Dampi mengakui tenaga dokter di Bolmong memang tak mumpuni. Ini pun berdampak pada pelayanan kesehatan pada masyarakat.

Minat putra daerah dari Bolmong pun memang belum memberi dampak yang berarti. Sebab pendidikan dokter bagi warga anak-anak Bolmong masih sedikit.

"Sekolah dokter kan juga tak singkat. Butuh waktu sekolah yang panjang. Bukan sembarang juga seleksi dokter, baik PTT maupun PNS. Mungkin ya itu juga kenapa kekurangan dokter," ujarnya Rabu (6/9/2017).

Dalam pembahasan ini, Suni mengatakan DPRD akan membahas dan mengupayakan anggaran kesehatan yang mumpuni untuk Bolmong tahun 2018 nanti.

"Usulan yang dimasukkan, tentu akan dibahas bersama. Kalau memang anggaran memungkinkan, tahun depan Bolmong akan ketambahan tenaga dokter. Mengisi semua kekosongan yang terjadi," jelasnya.

Wakil Bupati Bolmong, Yanny Ronny Tuuk mengatakan sesuai janji visi dan misi dirinya bersama Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, bidang kesehatan menjadi prioritas.

"Akan ada beasiswa bagi putra putri daerah hingga universitas, khususnya bidang kedokteran. Ini juga dalam upaya meningkatkan bidang kesehatan di Bolmong," ujar Yanny.

Tahun 2018 nanti, sebagai tahun pembangunan bagi Yasti-Yanny di segala bidang. Tahun depan kekosongan tenaga medis terutama dokter akan diisi.

"Kami mengupayakan dengan anggaran yang ada, untuk mengisi kekosongan tenaga medis. Terutama dokter. Ini agar pelayanan kesehatan merata bagi seluruh masyarakat Bolmong," jelasnya

Sebelumnya, Bupati Yasti sempat meminta pada Menteri Kesehatan RI Jumat (11/8/2017) lalu saat bertandang di Manado. Yasti sempat curhat soal kondisi Bolmong  yang hanya ada dokter umum di tiap puskesmas.

Ia berharap ada penempatan dokter ahli di puskesmas di Bolmong. Dokter ahli jangan hanya semuanya di ibukota provinsi. Selain dokter ahli, Yasti juga meminta agar tak lagi ada keterlambatan distribusi obat-obatan di Bolmong.

Yasti berkata, ia tak meminta pembangunan rumah sakit di Bolmong, sebab di Kotamobagu sudah ada rumah sakit rujukan regional. Namun agar Kementerian Kesehatan memerhatikan keadaan puskesmas di Bolmong

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help