TribunManado/

3 Puskesmas tak Miliki Dokter, Begini Kata Dinkes Bolmong

17 puskesmas yang ada, tiga di antaranya tak ada dokter. Dinas Kesehatan mengaku belum bisa berbuat banyak karena keterbatasan anggaran.

3 Puskesmas tak Miliki Dokter, Begini Kata Dinkes Bolmong
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Puskesmas lolak satu-satunya puskesmas rawat inap yang punya dua dokter, pada Selasa (5/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Bolaang Mongondow kekurangan tenaga dokter.

17 puskesmas yang ada, tiga di antaranya tak ada dokter. Dinas Kesehatan mengaku belum bisa berbuat banyak karena keterbatasan anggaran.

Ketiga puskesmas tersebut di antaranya Maelang, Bilalang, Tanoyan. Lebih parahnya lagi, Puskesmas Maelang adalah puskesmas rawat inap yang saat ini tengah melakukan proses akreditasi.

Kondisi ini tentu menyulitkan pasien. Karena ada obat-obat tertentu yang hanya bisa keluar atas anjuran dokter. Lalu bagaimana dengan tiga puskesmas yang tak punya dokter ini.

Kepala Dinas Kesehatan, Julin Papuling, mengatakan pihaknya tinggal mengakali bagaimana agar pasien bisa mendapatkan resep yang sesuai ataupun pelayanan.

"Jadi kami membangun jejaring dengan puskesmas terdekat. Kalau mendadak sekali, tinggal calling dokter di puskesmas terdekat agar pasien bisa dapat resepnya," ujarnya Selasa (5/9/2017).

Jarak puskesmas satu dengan lainnya tak dekat. Bolmong daerah yang sangat luas. Dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya, butuh perjalanan yang lumayan menyita waktu.

Julin mengakui hal itu. Namun menurutnya, tenaga medis di puskesmas saat ini mumpuni. Sehingga bisa menangani pasien yang sakitnya tergolong ringan.

Dinas Kesehatan mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Kependidikan dan Pelatihan Pegawai untuk penambahan dokter. Namun semua kembali lagi pada ketersediaan anggaran.

"Sudah usulkan ke pimpinan agar tenaga dokter merata di tiap puskesmas. Seharusnya puskesmas rawat inap ada dua dokter, rawat jalan satu dokter. Idealnya begitu. Tapi kembali lagi ke anggaran," ucap Julin.

Satu di antaranya indikasi kurangnya dokter di Bolmong adalah kesejahteraan. Terutama untuk dokter PTT. Di Bolmong ada enam dokter PTT serta sepuluh dokter PNS.

"Enam dokter PTT, tapi satunya PTT pusat. PTT pusat gajinya Rp 10 juta bersih, di luar pajak. Sementara PTT Bolmong hanya setengahnya. Kalau kesejahteraan mumpuni, akan banyak juga yang mau jadi PTT di Bolmong," jelasnya. (fin

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help