TribunManado/

Alamak! Masih Banyak Warga Bolmong Belum Dapat KTP-el, ini Alasan Disdukpencapil

Warga Bolaang Mongondow masih kesulitan mendapat KTP Elektroniknya. Padahal sudah sekitar tiga bulan lamanya ia merekam di Disdukpencapil Bolmong.

Alamak! Masih Banyak Warga Bolmong Belum Dapat KTP-el, ini Alasan Disdukpencapil
WinNetNews.com
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Warga Bolaang Mongondow masih kesulitan mendapat KTP Elektroniknya.

Padahal sejak beberapa waktu lalu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah menerima sepuluh ribu blanko.

Hasnah (22), warga Desa Mongkoinit mengeluh belum juga mendapat KTP-Elnya.

Padahal sudah sekitar tiga bulan lamanya ia merekam di Disdukpencapil Bolmong.

Hasnah mengaku telah tiga kali mengecek KTPnya, tapi ia harus pulang dengan tangan kosong.

Beruntung rumahnya hanya di Lolak.

"Untung hanya dekat. Bayangkan kalau saya dari Dumoga atau Lolayan. Jauh sekali tempatnya," ujarnya Senin (4/9) saat ditemui di kantor Disdukpencapil.

Kepala Disdukpencapil Bolmong, Iswan Gonibala meminta maaf atas lamanya KTP-El warga.

Keterlambatan ini bukan ada pada dinasnya, melainkan langsung dari kementerian.

Pengiriman data KTP-El se-Indonesia bergelontoran saat ini.

Sehingga data yang masuk di kementerian melambat, saking banyaknya datanya dari berbagai daerah yang masuk.

"Dari kementerian bilang harusnya ada tujuh pintu untuk menampung semua data penduduk.

Namun sekarang baru ada dua. Dan satu pintu ini butuh biaya Rp 145 miliar," ucapnya.

Dengan kondisi ini, Iswan belum bisa memastikan kapan warga mendapatkan KTP-El mereka.

"Blanko masih ada enam ribu. Blankonya tak masalah. Datanya itu, kan harus kirim ke Jakarta setelah merekam. Baru bisa cetak. Saya belum bisa pastikan," ucapnya. (fin)

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help