TribunManado/

Pakapara Incar Orang Mabuk di Minut

Jangan coba - coba mabuk di Kabupaten Minahasa Utara pada malam minggu. Polres Minut menggelar operasi Pakapara (Patroli Kampung Paling Rawan) yang

Pakapara Incar Orang Mabuk di Minut
TRIBUNMANADO/NIELTON
ILUSTRASI 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Jangan coba - coba mabuk di Kabupaten Minahasa Utara pada malam minggu.

Polres Minut menggelar operasi Pakapara (Patroli Kampung Paling Rawan)
yang menyasar para pemabuk serta pembuat onar di sejumlah Desa rawan kriminal tiap Sabtu malam.
Sejak patroli digelar awal Agustus, sudah puluhan orang mabuk yang diciduk tim operasi.

Mereka kepergok tengah pesta miras di pinggir jalan, di rumah atau sedang berkeliaran di lorong.
Aparat juga menyikat cap tikus dari warung - warung yang menjualnya tanpa izin.

Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael mengatakan, orang mabuk jadi target operasi karena merupakan penyebab utama kriminalitas di Minut.

"Dalam operasi kami, ada orang mabuk yang hadang kendaraan, ada yang berteriak di jalan - jalan, ini adalah potensi kriminal, mereka kami amankan lalu beri pembinaan," kata dia.
Dikatakan Alfaris, operasi

Pakapara dilaksanakan tiap akhir pekan.Sasarannya adalah Desa dengan angka kriminalitas terbanyak yang ditentukan saat rapat evaluasi. "Kita turun di satu desa, lantas pasukan dibagi perjaga, lalu diadakan penyisiran di tiap jaga," kata dia.

Alfaris menyatakan, Pakapara bukan hanya penindakan, namun juga penyuluhan pada masyarakat.
Setiap petugas wajib memberi penyuluhan pada masyarakat.

"Jika mereka lihat ada pintu terbuka, temui tuan rumahnya dan katakan tutup pintunya, seperti itulah," kata dia.
Sejumlah masyarakatmengapresiasi Polres atas penyelenggaraan operasi itu.

Hengky warga Paniki Atas mengatakan, operasi tersebut turut menurunkan kejadian kriminal di wilayahnya.
"Anak anak muda tak berani lagi mabuk di jalanan," kata dia.

Sebut Hengky, operasi Pakapara pekan lalu berlangsung di Desa Paniki.

Ia bercerita, saat operasi, warga awalnya terkejut dengan datangnya beberapa mobil polisi.
"Mereka langsung angkut orang mabuk dan angkut cap tikus dari sejumlah warung, lega rasanya," kata dia. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help