TribunManado/

Mengapa Mark Zuckerberg Tak Bisa Diblokir di Facebook?

Sebagai pendiri Facebook, tak mengherankan bila aneka posting Mark Zuckerberg kerap viral dan menyebar luas di jejaring sosial tersebut.

Mengapa Mark Zuckerberg Tak Bisa Diblokir di Facebook?
Facebook
Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagai pendiri Facebook, tak mengherankan bila aneka posting Mark Zuckerberg kerap viral dan menyebar luas di jejaring sosial tersebut.

Bisakah ia “dibungkam” supaya tak muncul di News Feed pengguna Facebook? Ternyata tidak bisa. Hal tersebut mulai ramai dibicarakan awal tahun ini ketika sebagian pengguna menemukan bahwa akun sang CEO Facebook tidak bisa diblokir dengan tombol “block”.

Ketika menekan tombol itu, akan muncul pesan error yang memberitahukan bahwa laman Mark Zuckerberg tidak bisa diblokir.

Belakangan, selain Mark Zuckerberg, masalah tidak bisa diblokir turut menyebar ke akun Facebook milik sang istri, Priscilla Chan. Anjing milik keluarga Zuckerberg, Beast, juga memiliki akun Facebook, namun masih bisa diblokir.

Pesan error yang muncul ketika pengguna Facebook coba memblokir akun milik Mark Zuckerberg.
Pesan error yang muncul ketika pengguna Facebook coba memblokir akun milik Mark Zuckerberg. (Quartz)

Kenapa akun Facebook Mark Zuckerberg dan Priscilla Chan tidak bisa diblokir? Rupanya, menurut pihak Facebook, keduanya sudah terlalu sering diblokir sehingga pemblokiran lebih lanjut bakal memunculkan pesan error. 

“Error ini tidak spesifik ke salah satu pengguna saja, tapi bakal muncul ketika akun seseorang sudah diblokir melewati jumlah tertentu,” ujar seorang juru bicara Facebook beberapa waktu lalu, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Guardian, Sabtu (2/9/2017).

Seorang mantan engineer Facebook menjelaskan bahwa errordimaksud merupakan efek samping dari programming mekanisme block di Facebook, bukan didesain secara khusus untuk melindungi orang tertentu supaya tidak diblokir.

Meski demikian, masalah yang sama tidak muncul ketika pengguna memblokir akun lain yang kiranya tak disukai orang banyak, seperti Presiden AS Donald Trump.

Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help