TribunManado/

Supaya Obatnya Berkhasiat, Hendrik Mokodompit Tak Patok Harga

Hendrik Mokodompit (60) warga Jiko, mengabdi hidupnya untuk menolong sesama. Pria asal Kawio, Sangihe ini mengaku, selalu menolong orang, tanpa memi

Supaya Obatnya Berkhasiat, Hendrik Mokodompit Tak Patok Harga
VENDI LERA
Hendrik Mokodompit sedang mengambil daun kaluwulang untuk penyakit ginjal, jumat (1/9). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN- Hendrik Mokodompit (60) warga Jiko, mengabdi hidupnya untuk menolong sesama.

Pria asal Kawio, Sangihe ini mengaku, selalu menolong orang, tanpa meminta imbalan.

"Biasanya orang disembukan hanya memakai daun-daun tradisonal, yang dipelajari dari Sangihe," ujar Hendrik Mokodompit, Jumat (1/9).

Kata dia, penyakit yang sering dikelukan masyarakat di sini, bermacam-macam ada kanker di payudara, jantung, paru-paru basah, ginjal serta lainnya.

Menurutnya, sudah ratusan orang yang dibantu hingga sampai Surabaya. Namun tidak mematok harga, setiap pasien sembuh.

"Jika saya menentukan harga, takut obatnya sudah tak berkhasiat lagi. Sebab tujuan untuk membantu orang," ujar kata dia.

Lanjut dia, penyakit yang sering dikeluhkan warga yakni ginjal. Obatnya hanya daun kaluwulang (biasa tanaman ini hidup dipinggiran pantai). Untuk mengambilnya harus ada persyaratan.

Daun kaluwulang diambil harus dari atas ke bawah, jumlahnya sembilan. Kemudian direbus dengan air sampai mendidih, lalu airnya diminum.

Tambahnya, untuk penyakit jantung harus merebus jatung pisang rote (pisang ini dipakai untuk buat karung). Ada juga persyaratannya.

"Jantung pisang direbus dengan air. Tapi harus digantung, supaya ujung tidak menyentu belanga. Direbus sampai mendidih, lalu airnya diminum," ujar Maradona sapaan akrabnya di desa Jiko. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help