TribunManado/

Diduga Rabies, Bocah 10 Tahun dari Desa Molibagu Meninggal Dunia

Warga Desa Molibagu Kecamatan Bolaang Uki Denis Saputra Modeong (10),meinggal dunia saat dirujuk dari Rumah Sakit (RS)

Diduga Rabies, Bocah 10 Tahun dari Desa Molibagu Meninggal Dunia
KOMPAS
Ilustrasi. 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU- Warga Desa Molibagu Kecamatan Bolaang Uki Denis Saputra Modeong (10), meninggal dunia saat dirujuk dari Rumah Sakit (RS) Daerah Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) ke Rumah Sakit Pobundayan Kotamobagu, Selasa (29/8) pukul 04.00 WITA.

Nyawa bocah yang tercatat bersekolah di SDN 3 Molibagu ini tidak bisa terselamatkan lagi, saat virus rabies menggerogoti tubuhnya.

Kepala Rumah Sakit Daerah Bolsel dr Sri Pakaya MMKes, menjelaskan, ketika korban masuk rumah sakit pada hari Selasa sudah dalam kondisi yang darurat.

"Sesuai diagnosa, korban mengidap suspect rabies," kata dokter via seluler.

Atas dasar tersebut, dan kondisi pasien yang tidak memungkinkan untuk dilakukan perawatan lanjutan, maka pihak rumah sakit merujuk pasien ke Rumah Sakit Pobundayan.

"Sebelumnya keluarga mengatakan tangan pasien tergores alumenium," kata dokter.

Sementara itu, ketika diwawancarai terpisah di rumah korban, Maliki Modeong orang tua korban, mengatakan tiga bulan yang lalu tangan anaknya digigit anjing.

Setelah digigit, karena merasa sakit, maka anjing tersebut langsung dibunuh oleh almarhum.

"Tiga hari yang lalu ia mengonggong kemudian muntah darah. Dia suka berguling - guling," kata Maliki keheranan.

Melihat kondisi tersebut, Maliki ketakutan kemudian langsung membawa anaknya ke Rumah Sakit Daerah Bolsel yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. 

Maliki yang kurang memahami akan bahaya rabies, harus rela kehilangan anak kelima, dari lima bersaudara.

"Sebelumnya saya mengobati tangannya dengan obat 'makatana', tapi setelah tiga bulan dia jadi seperti ini," kata Maliki sesal.

Menyikapi peritiwa tersebut, Kepala Dinas Peternakan berjanji akan menelusuri kebenaran kejadian tersebut. Mengingat pihaknya sementara melakukan pemeriksaan kesehatan hewan qurban.

"Kami baru dengar hari ini, kami akan turun lapangan melakukan kegiatan vaksin," kata Kepala Dinas Peternakan Sugeng Purwono singkat. (lix)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help