TribunManado/

Woow! Dari Modal Rp 60 Juta, Kini Wahid Sukses Dibidang Pertanian Buah

Sebanyak 100 bibit jambu dan 100 bibit belimbing ditanam di Desa Warisa, Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara.

Woow! Dari Modal Rp 60 Juta, Kini Wahid Sukses Dibidang Pertanian Buah
Tribun Manado/Ryo Noor
Wahid Sariyanto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sudah 16 tahun meniti karier di PT Salim Agro Chemical, anak perusahan Salim Group, Wahid Sariyanto memutuskan keluar dari zona nyaman.

Pada 2016 silam, ia rela melepas jabatan manajer pemasaran obat‑obat pertanian area Sulutenggo dan beralih menjadi entreprenuer di bidang pertanian.

Wahid memilih mengembangkan pertanian jambu kristal dan belimbing madu.

Setahun lebih langkah beraninya keluar dari zona nyaman mulai menuai hasil.

Jambu dan belimbing jadi langganan supermarket di Kota Manado.

"Bisa dibilang tahun pertama itu istilahnya berdarah‑darah, tapi sedikit gambling juga karena jambu dan belimbing kan belum familiar bagi warga Sulut," ujar Wahid ketika ditemui Tribun Manado di Paniki Bawah, dekat Markas Brimob, Sabtu (26/8).

Memang bukan hal mudah meninggalkan comfort zone (zona nyaman), apalagi kariernya sudah bagus di perusahaan.

Tapi semua itu adalah pilihan.

"Alasan pertamanya, keluarga. Kalau masih kerja di perusahaan waktu (untuk) keluarga susah. Kalau sudah jalan, itu seminggu sampai dua minggu baru pulang," ungkap pria kelahiran Purworejo, Jawa Tengah, ini.

Dari kerjanya di perusahaan, Wahid banyak belajar sehingga menjadi modal berkecimpung di bisnis pertanian. Apalagi ia jebolan Akademi Pertanian Boyolali.

Halaman
1234
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help