Menyayat Hati, Anak Kena Sindrom Rubella, Begini Curhatan Seorang Ibu

Seorang ibu bernama Grace Melia membagikan kisah anaknya yang terlahir autis

Menyayat Hati, Anak Kena Sindrom Rubella, Begini Curhatan Seorang Ibu
gracemelia.com

TRIBUNMANADO.CO.ID - Imunisasi Rubella saat ini sedang dikampanyekan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun wajib divaksin Maesles dan Rubella (MR).

Namun, berita soal kematian siswi SD, Gina Najiba Yasmin (11) asal Bogor yang meninggal usai diimunisasi Rubella ini membuat kaget banyak orang.

Terlebih banyak orangtua yang khawatir anaknya akan diimunisasi Rubella.

Namun, usai mendengar kisah ibu yang satu ini, orangtua harus mempertimbangkan lebih matang-matang kalau anaknya memang harus diimunisasi Rubella.

Seorang ibu bernama Grace Melia membagikan kisah anaknya yang terlahir autis.
Kisah tersebut ia bagikan di blog-nya, gracemelia.com.

Ia menceritakan, anaknya yang bernama Aubrey Naiym Kayacinta, atau biasa dipanggil Ubii ini lahir pada 19 Mei 2012.

Berikut kisahnya :

"Di usia Ubii yang mendekati 6 bulan, baru saya tahu bahwa Ubii terdiagnosa dengan Congenital Rubella Syndrome karena saya kena Rubella saat hamil.

Itu membuat Ubii terlahir tuli, punya kebocoran jantung, pengapuran otak, retardasi psikomotorik / cerebral palsy. Pikiran yang pertama muncul adalah, "Anak ku cacat dan Tuhan jahat."

Halaman
1234
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved