TribunManado/

Peraih Cum Laude di Unima Ini Hampir Berhenti Kuliah

Lulus cum laude bukan mudah. Dua mahasiswa Universitas Negeri Manado peraih gelar sarjana dengan predikat cum laude.

Peraih Cum Laude di Unima Ini Hampir Berhenti Kuliah
ALPEN MARTINUS
Mischelle Kairupan lulusan Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Unima dengan predikat Cum Laude dan memperoleh nilai nyaris sempurna 3,99 dan Reby Barahama lulusan PPKN Fakultas Ilmu Sosial dengan predikat Cum Laude 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Lulus cum laude bukan mudah. Dua mahasiswa Universitas Negeri Manado peraih gelar sarjana dengan predikat cum laude yang diwisuda punya cara sendiri meraih prestasi.

Adalah Mischelle Kairupan lulusan Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Unima. Dia memperoleh nilai nyaris sempurna 3,99. Kemudian Reby Barahama lulusan PPKN Fakultas Ilmu Sosial dengan predikat memperoleh nilai 3,98. Mereka berdua angkatan 2013.

Mischelle mengatakan perasaanya sangat senang bisa mendapatkan nilai yang nyaris sempurna. "Tipsnya kita harus rajin, sebab kepintaran itu bisa diperoleh kalau kita rajin," jelasnya.

Ia juga menyarankan kepada mahasiswa yang masih aktif kuliah dan terlibat organisasi harus tetap fokus pada kuliah. "Saya juga aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), namun tetap harus fokus di studi karena kita ada di sini karena studi," ujarnya.

Namun, menurutnya, apalah arti nilai tinggi, sebab saat bekerja nanti yang dinilai bukan nilai saat kuliah melainkan kinerja. "Ini bukanlah akhir tapi awal saat kita lulus kuliah," jelasnya. Saat ini ia juga tengah mengambil pendidikan strata dua dan bercita-cita menjadi dosen.

Reby mahasiswa asal Talaud ini merasa bangga terlebih orangtuanya dengan segala keterbatasannya bisa lulus dengan predikat cum laude dengan nilai 3,98.

"Semua karena Tuhan, harus dibarengi dengan kerja keras belajar dan menimba ilmu, sebab kampus adalah tempat untuk menimba ilmu," jelasnya.

Menurutnya selama belajar utamakan untuk mencari ilmu. "Sebab kalau kita cari ilmu pasti kita juga dapat nilainya itu yang menjadi pegangan saya sehingga bisa menyelesaikan tepat waktu," jelasnya.

Ia juga berpesan kepada adik-adiknya mahasiswa untuk terus belajar dan tidak perlu takut untuk salah. "Sebab saya juga pernah salah, dan jangan takut untuk berorganisasi karena saya juga aktif berorganisasi namun bisa selesai tepat waktu," jelasnya. Ia juga berencana akan melanjutkan studi.

Diceritakannya juga bahwa di balik suksesnya mendapat nilai tinggi ada proses tidak mudah dilalui. "Apalagi orangtua saya adalah petani, dan saya harus membayar kepercayaan orangtua," jelas dia.

Diceritakannya, pernah tidak bisa bayar SPP semester IV lantaran tidak ada uang. "Pernah dua bulan tak bayar kos dan sempat hampir berhenti kuliah, namun akhirnya Tuhan buka jalan, saya dapat beasiswa Bank Indonesia, dan mendapatkan beberapa hadiah dari lomba kampus," jelasnya.

Ia selalu mengingat pesan orangtuanya agar jangan pernah takut dan tetap jujur serta harus menjaga kepercayaan orang lain. *

STORY HIGHLIGHTS
* Mischelle Kairupan lulusan Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Unima nilai 3,99
* Reby Barahama lulusan PPKN Fakultas Ilmu Sosial nilai 3,98
* Mischelle dan Reby angkatan 2013

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help