Gelas Siswa Muslim Harus Pisah dari Gelas Siswa Non Muslim, Alasan Sekolah Mengejutkan!

Aturan sekolah ini dinilai bisa menimbulkan perpecahan yang meluas dengan mengatasnamakan agama.

Gelas Siswa Muslim Harus Pisah dari Gelas Siswa Non Muslim, Alasan Sekolah Mengejutkan!
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah peraturan sekolah mengejutkan publik, dimana gelas siswa Muslim harus dipisah dari gelas siswa non Muslim, tidak boleh bercampur.

Aturan kontroversial ini langsung memicu reaksi publik.

Adalah sebuah sekolah di Taman Puteri, Hulu Langsat Malaysia yang membuat aturan ini.

Mengutip dari Asian Correspondent setiap siswa Muslim dan non Muslim diharuskan memberi label berbeda pada gelasnya dan diminta untuk dipisah, dikumpulkan sesuai label, gelas label Muslim terpisah dari gelas-gelas dengan label non Muslim.

Gelas siswa Muslim dan Non Muslim dipisah
Gelas siswa Muslim dan Non Muslim dipisah

Aturan kontroversial ini segera menjadi viral serelah beberapa foto pemisahan gelas ini beredar di media sosial.

Aturan sekolah ini dinilai bisa menimbulkan perpecahan yang meluas dengan mengatasnamakan agama.

Alasan pihak sekolah memberlakukan aturan ini sungguh mengejutkan.

Mereka beralasan, pemisahan ini perlu untuk mencegah munculnya kekuatiran jika siswa non Muslim secara tidak sengaja mengambil gelas milik siswa Muslim, menggunakannya untuk minum usai makan makanan tak halal, sehingga bisa 'mencemari' gelas tersebut, yang kemudian tanpa disadari akan digunakan siswa Muslim.

Aturan ini sontak memicu reaksi kecaman publik, tak terkecuali dari pendiri Parent Action Group for Education Malaysia, Noor Azimah Abdul Rahim, yang menyebut aturan pemisahan ini tak ada bedanya dengan perlakuan pada masa apartheid.

Penulis: Fransiska_Noel
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved