Jajaran TNI Netral di Pilkada Bolmut, Danramil : Itu Sudah Harga Mati

Jajaran TNI tak akan terlibat dalam pengambilan keputusan untuk memilih calon pasangan kepala daerah.

Jajaran TNI Netral di Pilkada Bolmut, Danramil : Itu Sudah Harga Mati
TRIBUNMANADO/WARSTEFF ABISADA
Bupati Bolmut Depri Pontoh menyerahkan bantuan kepada nelayan 

Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID - Danramil Kaidipang Kapten Inf Supardi mengatakan, jajaran TNI di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), akan mendukung suksesnya pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 27 Juni 2018.

‘’Jajaran TNI di Kabupaten Bolmut, akan mengawal pelaksanaan seluruh tahapan pilkada agar bisa berlangsung aman dan demokratis pada tahun depan. Seluruh kekuatan TNI pasti dilibatkan untuk menjaga daerah ini tetap kondusif,’’ kata Supardi, Jumat (18/7/2017).

Jajaran TNI, menurutnya, tak akan terlibat dalam pengambilan keputusan untuk memilih calon pasangan kepala daerah. Sebab, oleh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku TNI diharuskan netral.

‘’Dalam pilkada TNI harus netral, dan itu sudah menjadi harga mati,’’ tegasnya.

Bupati Bolmut Depri Pontoh berharap masyarakat mendukung suksesnya pelaksanaan pilkada. Caranya, dengan tidak berkelompok atau terkotak-kotak, akibat beda pilihan. Tapi selalu bersatu padu untuk membangun daerah menjadi lebih maju kedepan.

’’Simpan saja dalam hati siapa calon yang akan dipilih, tak perlu sampai terkotak-kotak karena beda pilihan. Mari sukseskan pelaksanaan pilkada, agar kedepan kita bisa membangun daerah ini menjadi lebih baik kedepan,’’ tegasnya.

Ketua DPRD Bolmut Karel Bangko mengimbau masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati pilihan masing-masing pada pilkada nanti agar tak terjadi gesekan yang dapat menimbulkan perpecahan.

‘’Pilkada di Kabupaten Bolmut harus berkualitas. Tak boleh ada gesekan atau perpecahan karena beda pilihan,’’ imbaunya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolmut, Faisal Husin, mengatakan tahapan pilkada akan dimulai pada September 2017.

‘’Sosialisasi masif akan dilakukan oleh penyelenggara agar pilkada bisa sukses. Dukungan masyarakat dengan berpartisipasi aktif pada saat pemilihan sangat penting, untuk keberhasilan daerah ini pada periode lima tahun kepemimpinan yang baru,’’ tukasnya. 

Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved