Alfa Pusung, Dari Tukang Parkir, Jualan Pulsa, Kini Bisa Berbagi dengan Sesama

Alfa yakin perlu ada niat dan kejujuran, juga perlu melayani di gereja di tengah kesibukan.

Alfa Pusung, Dari Tukang Parkir, Jualan Pulsa, Kini Bisa Berbagi dengan Sesama
tribun manado
Alfa Pusung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cita-cita menjadi pengusaha sudah digantungkan Alfa Pusung setinggi langit sejak masa sekolah menengah pertama (SMP) sekitar tahun 1998.

Untuk itu, ia mengumpulkan uang dengan menjadi tukang parkir di Matahari Department Store (sekarang Rumah Sakit Siloam).

Aktivitas itu nanti berhenti saat ia masuk SMA Seminari Xaverianum Kakaskasen.

"Saya keluar saat mau naik (kelas) Tersia. Lalu masuk SMA Katolik Aquino.

Saya masih jadi tukang parkir di depan Matahari Department Store dan depan PLN dekat Polda," katanya, Jumat (11/8).

"Setelah lulus SMA, saya menjual majalah warta kristiani. Saya kembangkan dengan mencari langganan. Saya sering menjual di depan gereja," ujarnya.

Manguni Vaping
Manguni Vaping (tribun manado)

Ia lalu mencoba untuk menjual pulsa. Sebuah warung kecil-kecilan juga dikembangkan dengan menjual produk seperti rokok.

"Lima bulan usaha saya mati lagi," katanya.

Alfa banting setir menjadi sopir pribadi dan sopir pastor Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado.

"Saya lalu menjual pulsa dan kembang api. Setelah mulai pelan-pelan enam tahun berjalan saya membangun kecil-kecilan Rumah Kopi Garuda. Enam bulan usaha ini mati lagi," katanya.

Halaman
1234
Penulis: David_Manewus
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved