TribunManado/

Konven Pelayan Khusus Wanita se-Sinode Digelar di GMIM Kinamang Kayuwatu

Wawali Tomohon ini mengatakan tujuan kegiatan agar pelsus wanita dapat menyatakan percayanya bahwa hidup ini adalah berkat dan anugerah Tuhan.

Konven Pelayan Khusus Wanita se-Sinode Digelar di GMIM Kinamang Kayuwatu
ISTIMEWA
Konven Pelayan Khusus Wanita se Sinode GMIM digelar di GMIM Kinamang Kayuwatu, Kairagi II Wilayah Manado Timur III pada Sabtu (12/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Konven Pelayan Khusus Wanita se Sinode GMIM digelar di GMIM Kinamang Kayuwatu, Kairagi II Wilayah Manado Timur III pada Sabtu (12/8/2017).

Kegiatan diawali dengan ibadah, dipimpin oleh Pdt DR Hendry Runtuwene STh MSi, Sekretaris Umum Sinode GMIM dan Pdt Nice Tuegeh Pinaria MTh, Ketua Badan Pekerja Majelis Viadolorosa di Wilayah Manado Timur III.

Ketua Panitia, Syerly Adelyn Purba-Sompotan mengatakan bahwa maksud dari pelaksanaan konven ini dalam rangka mewujudkan amanat Yesus Kristus untuk melayani, bersaksi dan bersekutu yang berpola pada keteladanan Yesus Kristus.

Wawali Tomohon ini mengatakan tujuan kegiatan agar pelsus wanita dapat menyatakan percayanya bahwa hidup ini adalah berkat dan anugerah Tuhan.

Gubernur  Sulut Olly Dondokambey diwakili Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulut Steve HA Kepel mengatakan pelayan khusus wanita memiliki peran besar penting dalam melaksanakan tugas pelayanan gereja untuk bersaksi dan melayani.

Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII Merdek Mayjen TNI Ganip Warsito dalam materinya mengatakan bahwa betapa pentingnya rasa nasionalisme.

Dikatakannya pertumbuhan penduduk, menipisnya energi, pangan, air, dan tanah, terjadinya migrasi, terorisme dan radikalisme, serta media sosial yang berdampak negatif berpengaruh terhadap semua kejadian dalam negeri yang dapat mengancam keutuhan NKRI.

"Cegah hasutan, provokasi dan adu domba, ajak seluruh rakyat menghilangkan sentimen sara, ingatkan kembali bahwa Indonesia adalah bangsa besar dan bisa membangun jika semuanya bersatu maka NKRI tetap utuh dan kokoh," kata Pangdam XIII Merdeka.

"Merebut serta mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan NKRI tidak terlepas dari andil besar para kaum wanita, TNI tidak akan sanggup melawan musuh dan mempertahankan keutuhan NKRI tanpa dukungan dari kaum wanita," ujar Warsito.

Ketua BPMS GMIM Pdt DR HWB Sumakul mengatakan bahwa sama halnya dengan NKRI, Gereja pun harus dijaga agar tidak ada oknum-oknum yang ingin merusak keutuhan dan kekokohan gereja. Sehingga tercipta suasana yang aman dan tentram.

Turut hadir Ketua Komisi Wanita Kaum Ibu Sinode GMIM Pnt Meyta Gerungan-Wala SE MM, Sekretaris Komisi WKI Sinode GMIM Pnt Ir Miky J L Liow-Wenur dan Wakil Bendahara Sinode GMIM Syamas Dra Adriana Dondokambey MSi.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help