TribunManado/

Febiola Ruauw: Pasar Nyaman

MESKI hanya sebuah pasar kecil dan tradisional, dipastikan seluruh warga pasti mendambakan pasar yang bersih dan nyaman.

Febiola Ruauw: Pasar Nyaman
Febiola Ruauw 

TRIBUNMANADO.CO.ID-MESKI hanya sebuah pasar kecil dan tradisional, dipastikan seluruh warga pasti mendambakan pasar yang bersih dan nyaman. Itu pula yang menjadi harapan Febiola Ruauw, gadis 24 tahun asal Tondano, Minahasa.

"Tentu tak nyaman kalau ke pasar yang becek, tak beraturan. Atap bolong‑bolong. Kalau hujan, pedagang dan penjual basah," ujarnya Minggu (13/8).

Menurut Feby, pasar tradisional yang bersih dan nyaman mencerminkan kemajuan suatu daerah. Pasar pun harus menjadi perhatian pemerintah.

"Kan ekonomi warga bergerak dari situ (pasar). Makanya harus menjadi prioritas pembangunan pemerintah daerah," ujar gadis yang pernah menempuh studi di Universitas Sam Ratulangi ini.

Menurut gadis kelahiran 24 Februari 1993, pasar juga harus dekat dengan pusat kota. Mudah dijangkau warga. Kalau jauh, pedagang dirugikan.

"Yang rugi bukan cuma pedagang, tapi juga pembeli. Kalau jauh, minat beli pasti akan berkurang. Kalau di Tondano, yah pasarnya memang di pusat kota," ujarnya.

Apalagi pasar yang beranggarkan miliaran rupiah. Seharusnya bangunannya juga setara dengan anggaran tersebut.

"Kios yang bersih, teratur. Terpakai dengan sebagaimana mestinya. Jangan sudah bangun, belum beroperasi juga. Nanti keburu bangunan rusak, baru pakai," jelas Febi. (fin)

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help