TribunManado/
Home »

Video

(VIDEO) Dibangun dengan Anggaran Miliaran Rupiah, Pasar di Boltim Jadi Tempat Bernaung Ternak

Di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) misalnya. Ada empat bangunan pasar yang sudah rampung pengerjaan sejak lama namun belum juga beroperasi.

Laporan wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) misalnya. Ada empat bangunan pasar yang sudah rampung pengerjaan sejak lama namun belum juga beroperasi.

Masing-masing di desa Buyat I Kecamatan Kotabunan, Pondabo di Desa Tutuyan, Motongkad dan Desa Iyok Kecamatan Nuangan.

Dari pantauan Tribun Manado, Jumat (11/8), di Pasar Pondabo yang terletak di Desa Tutuyan, terlihat sudah tak terawat. Padahal anggaran untuk proyek yang dimulai 2011 silam itu habiskan Rp 3,9 miliar.

Proyek-proyek puluhan miliaran rupiah itu saat ini hanya terbengkalai, dipenuhi ilalang, sampah, dan jadi tempat bernaung hewan ternak.

Kondisi Pasar Pondabo saat  sudah dipenuhi sampah, alang‑alangnya menutupi halaman sedangkan lantai kotor dan dipenuhi kotoran hewan.

Tembok bangunan pasar Pondabo sebagaian besar terklupas, Jalan penghubung dalam pasar, dari bangunan satu ke bangunan lainnya masih belum rampung, paving block belum, terpasang.

Kondisi Pondabo serupa dengan pasar di Buyat. Akses jalan menuju pasar rusak, jika hujan dipenuhi genangan air dan becek. Gapura pasar bertuliskan 'Selamat Datang' sudah dipenuhi ilalang dan menjadi tempat tidur hewan.

Kondisi Pasar Motongkad dan pasar di Desa Iyok lebih buruk lagi. Pasar yang terletak di pinggir pantai itu beberapa bangunan kusam dan rusak, serta dipenuhi sampah.

Sangadi Buyat I Rohani Abas saat dihubungi Tribun Manado menegaskan kondisi pasar yang mubazir. Menurutnya, hingga saat ini Pasar Buyat belum beroperasi. Karena masih banyak kekurangan.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help