TribunManado/

Mahasiswa Jepang Sorot Ruangan Rumah Sakit Tanpa Sekat di Sulut

Delapan mahasiswa keperawatan St Luke International University Jepang kunjungi Minahasa.

Mahasiswa Jepang Sorot Ruangan Rumah Sakit Tanpa Sekat di Sulut
tribun manado
Mahasiswa keperawatan St Luke International Univercity Jepang bersama Bupati Minahasa Jantje Sajow di kantor Bupati Minahasa, Jumat (11/8/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Delapan mahasiswa keperawatan St Luke International University Jepang kunjungi Minahasa. Mereka mengaku senang berada di daerah ini.

Mahasiswa Jepang berada di Minahasa sejak pekan lalu dan pada hari Jumat (11/8), mereka mengunjungi kantor Bupati Minahasa.

Kunjungan mereka dalam rangka studi banding lantaran Universitas mereka bekerja sama dengan Unsrat Manado.

Selain berkunjung ke kantor Bupati, mereka juga mengunjungi beberapa rumah sakit di Sulut termasuk di RSUD Sam Ratulangi Tondano.

Beberapa hal yang mereka lihat di antaranya soal pelayanan dan fasilitas rumah sakit. Beberapa yang mereka jumpai bahwa di Minahasa atau Sulut pengunjung atau keluarga bisa menemani atau menjaga pasien sementara di kalangan berbeda, semua perawatan diserahkan kepada perawat.

Bupati Minahasa Jantje Sajow berbincang dengan mahasiswa St Luke International Univercity Jepang di ruang kerjanya, Jumat (11/8/2017).
Bupati Minahasa Jantje Sajow berbincang dengan mahasiswa St Luke International Univercity Jepang di ruang kerjanya, Jumat (11/8/2017). (tribun manado)

"Ada ruangan yang tidak disekat juga, kami harap bisa sama dengan di Jepang tiap ruangan harus diberikan sekat karena untuk menjaga privasi pasien juga," kata Haruka Masubuchi, mahasiswa tingkat empat itu.

Namun ia mengagumi keramahan masyarakat di Minahasa. "Kami baru pertama ke Minahasa namun sambutan tadi sangat luar biasa," jelasnya.

Ia mengaku senang mendapat ilmu banyak meski budaya di Minahasa banyak berbeda dengan Jepang."Saya sangat suka mi goreng," celotehnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Jantje Sajow menyambut baik kedatangan delapan mahasiswa perawat di Minahasa dan berharap mereka senang berada di Minahasa.

"Selamat menjalankan tugas di Minahasa, siapa tahu dapat jodoh di sini," ujarnya bercanda. *

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help